Penyebab Menurunnya Produksi Telur Puyuh


Pertanianku — Sebenarnya, membuat burung puyuh bertelur itu pekerjaan yang cukup mudah. Jauh lebih sulit lagi mempertahankan tingkat produktivitas burung puyuh supaya stabil dalam menghasilkan telurnya. Sayangnya, ada banyak cobaan yang menyebabkan produksi telur burung puyuh menurun.

produksi telur burung puyuh
Foto: Pixabay

Nah, berikut ini akan dibahas 6 penyebab menurunnya produksi telur burung puyuh. Yuk, simak supaya Anda bisa tahu cara penanganannya.

  1. Puyuh sering kelaparan

Burung puyuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup agar bisa memproduksi telur. Jika Anda tidak mencukupi kebutuhan tersebut, besar kemungkinan burung puyuh tidak bisa menghasilkan telur. Anda harus memperhitungkan jumlah pakan yang harus diberikan secara bijaksana.

Terlalu banyak memberikan pakan juga akan berdampak buruk pada kesehatan burung puyuh dan kondisi lingkungan kandang. Jangan pula terlalu pelit memberikan pakan demi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

  1. Kandang terlalu gelap

Perlu Anda ketahui, burung puyuh sangat menyukai tempat yang kondisinya terang. Disarankan memberikan penerangan (lampu) khususnya pada kandang induk mulai dari pagi sampai malam. Kondisi kandang yang terang juga membuat nafsu makan burung puyuh bertambah. Sebaliknya, kandang yang gelap menyebabkan burung puyuh berdiam diri dan malas makan sehingga produksi telurnya pun menurun.

  1. Kandang terlalu pengap

Kandang yang terlalu pengap disebabkan tidak adanya ventilasi udara yang memadai. Akibatnya adalah udara terjebak di dalam kandang yang tertutup rapat ini. Lama-kelamaan kualitas udara tadi akan menurun karena tercemar oleh partikel-partikel debu.

Kondisi udara yang demikian justru berbahaya dan beracun bagi burung puyuh yang menghirupnya. Buatlah kandang burung puyuh yang nyaman dengan ventilasi udara yang cukup untuk membuat kondisi di dalamnya tetap segar.

  1. Suara yang bising

Posisi yang paling baik untuk dibangun kandang burung puyuh adalah tempat yang tenang, sunyi, dan damai. Usahakan lokasi pembuatan kandang tersebut jauh dari hiruk-pikuk manusia. Suara bising yang terdengar dari kandang dapat mengakibatkan burung-burung peliharaan Anda menjadi stres.

Baca Juga:  Sapi Raksasa Australia Viral, Tingginya Hampir 2 Meter

Begitu pula saat Anda melakukan perawatan terhadap kandang puyuh seperti memberikan pakan atau membersihkan kotorannya, sebisa mungkin lakukan secara tenang dan hati-hati.

  1. Perubahan cuaca secara ekstrem

Pada saat pergantian musim, kondisi cuaca mudah sekali berubah. Misalnya ketika pagi hari cuacanya cerah cenderung panas, lalu sore harinya tiba-tiba turun hujan deras. Keadaan seperti ini akan mengakibatkan kesehatan burung puyuh terganggu.

Burung puyuh tersebut akan merasa kurang nyaman dan rentan terserang penyakit. Untuk pencegahannya, Anda bisa memberikan suplemen antistres, vitamin C, dan cairan gula pada burung puyuh.

  1. Serangan wabah penyakit

Menurunnya produktivitas burung puyuh secara signifikan bisa menjadi indikasi yang kuat bahwa burung puyuh tersebut sedang terkena penyakit. Anda harus sesegera mungkin melakukan analisis secara matang untuk mengetahui penyebabnya sehingga dapat memberikan pengobatan yang tepat. Perhatikan kondisi burung puyuh serta kotoran yang dikeluarkannya.