Penyebab Tanaman Kurma Tidak Mau Berbuah

Pertanianku — Kurma merupakan tanaman yang termasuk dalam golongan tanaman palma yang buahnya dapat dimakan. Buah kurma memiliki kandungan yang sangat tinggi dan memiliki berbagai macam manfaat sehat. Namun, sangat sulit mendapatkan buah kurma dari pohon yang ditanam di Indonesia. Lantas, apa sebenarnya penyebab tanaman kurma tidak mau berbuah?

penyebab tanaman kurma tidak mau berbuah
Foto: Pixabay

Di Timur Tengah, buah kurma dapat dipanen ketika memasuki Agustus karena cocok dengan lingkungannya. Buah ini dapat tumbuh dan masak dengan sempurna dengan suhu sekitar 40—50°C sehingga menyebabkan jenis tanaman ini tidak dapat berbuah masak dan sempurna di Indonesia.

Menurut pengalaman dari beberapa orang yang pernah melakukan percobaan untuk menanam kurma, buah yang dihasilkan tidak dapat sebagus buah yang berasal dari Timur Tengah. Selain perbedaan suhu yang ada di Indonesia dan di Timur Tengah, perbedaan lainnya adalah masalah cuaca.

Loading...

Di Timur Tengah jarang terjadi hujan bahkan jarang mendapatkan curah hujan yang tinggi. Sementara, di Indonesia memiliki curah hujan yang tinggi terutama jika telah memasuki musim penghujan. Diperlukan sinar matahari yang cukup untuk dapat mematangkan buah kurma yang ditanam.

Untuk dapat mendapatkan buah kurma, diperlukan pohon jantan dan pohon betina. Kurma pertama yang membuat kaget karena dapat berbuah dengan lebat adalah kurma yang berada di kebun belakang dari Pondok Pesantren Darussalam pada 2011. Kurma berumur 7 tahun tersebut dapat berbuah walaupun ukuran pohon yang tidak setinggi di Timur Tengah dan juga buah yang tidak seenak kurma dari Timur Tengah.

Namun, seiring dengan kemajuan zaman dan juga penelitian yang dilakukan berulang kali, pohon kurma dapat ditanam di Indonesia. Terdapat beberapa jenis kurma yang telah berhasil ditanam di Indonesia di antaranya yaitu kurma ajwa, kurma lulu, kurma amir, dan kurma nabi.

Baca Juga:  Mengenal Tanaman Murbei

Pada proses pembibitan pohon kurma, tidak berbeda jauh dengan pohon yang lainnya. Setelah pembibitan, pohon kurma dapat ditanam di tempat yang terkena sinar matahari paling banyak.

Cara pembibitan kurma sebagai berikut. Cuci biji kurma dan lakukan proses perawatan kurang lebih 30 hari dan polibag berukuran 20/10×30 dengan diisi media tanam dengan komposisi tanah, sekam dan pupuk kandang dengan komposisi 40 persen, 30 persen, dan 30 persen.

Tanam biji di polibag dengan kedalaman sekitar 2 ruas jari. Siram rutin 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore dan jangan lupa meletakkan di ruangan yang terkena sinar matahari. Beri pupuk rutin 2 minggu sekali setelah daun pertama tumbuh.

Loading...
Loading...