Penyebab Ternak Usaha Sapi Potong Anda Tidak Berkembang

Pertanianku— Usaha peternakan memang tidak mudah, ada banyak aspek usaha yang perlu Anda kuasai, mulai dari manajemen peternakan, manajemen permodalan hingga cara pemasaran. Berikut ini beberapa faktor yang jarang disadari dapat menyebabkan usaha ternak sapi potong sulit berkembang.

ternak sapi potong
foto: pertanianku

Sistem pemeliharaan dan keterbatasan modal

Sistem pemeliharaan yang digunakan menjadi salah satu penentu hasil yang akan didapatkan. Saat ini banyak peternak kecil yang masih menggunakan sistem ternak tradisional sehingga menggantungkan seluruh harapan pada alam, mulai dari persediaan pakan hingga kondisi cuaca. Selain itu, masih banyak juga yang menjadikan ternak sapi potong sebagai pekerjaan sampingan sehingga perhatiannya tidak bisa tercurah sepenuhnya pada peternakan.

Peternak yang masih menerapkan sistem pemeliharaan tradisional atau sampingan biasanya tidak menjalankan usahanya dengan ilmu pengetahuan seperti breeding, feeding, dan manajemen.

Cara pemasaran yang kurang menarik

Daging bermutu tinggi belum tentu dapat dijual dengan harga mahal apabila cara pemasaran yang digunakan tidak tepat. Anda harus memahami segmentasi pemasaran terlebih dahulu agar bisa menerapkan cara pemasaran yang sesuai dengan segmentasi pasar yang dipilih.

Selain itu, pemasaran daging sebaiknya disesuaikan dengan musim-musim tertentu, seperti pada hari perayaan Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

Iklim

Suhu tinggi yang kerap terjadi di daerah tropis kerap menjadi salah satu penghambat pertumbuhan sapi potong. Apalagi, jika bibit-bibit yang digunakan berasal dari daerah subtropis dan belum mampu beradaptasi dengan baik. Selain itu, persediaan pakan hijauan pada musim kemarau cenderung menurun sehingga peternak harus mengeluarkan biaya pakan yang lebih besar daripada biasanya.

Fasilitas yang terbatas

Fasilitas yang kerap mengalami kendala adalah komunikasi dan kepadatan penduduk. Keterbatasan fasilitas komunikasi dapat menyebabkan distribusi daging atau pengadaan pakan menjadi lebih sulit. Akibatnya, usaha tidak bisa berjalan, bahkan bisa lumpuh.

Baca Juga:  Kendala yang Sering Dialami Saat Melakukan Inseminasi Buatan pada Ternak

Sementara itu, kepadatan penduduk dapat menyebabkan sumber daya alam berkurang karena luas lahan yang dibutuhkan untuk menanam pakan hijauan semakin berkurang. Dengan begitu, ketersediaan pakan menjadi ikut berkurang. Akibatnya, peternak mengalami kendala saat pengadaan pakan.