Penyerapan Beras Bulog Nasional Sulit Dicapai, Mengapa?


Pertanianku – Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Momon Rusmono yang mendapat tugas dari Menteri Pertanian mendorong penyerapan beras oleh Bulog, menyebutkan dengan kondisi yang ada saat ini, target penyerapan beras yang sudah ditetapkan oleh Bulog pada 2017 ini akan sulit dicapai.

“Sepertinya sulit bisa mencapai 100 persen dari target. Namun, untuk kondisi cadangan pangan yang ada saat ini, Insya Allah akan cukup untuk kebutuhan secara nasional hingga Maret—April 2018,” kata Momon, seperti melansir Republika (26/10).

Ia menyebut untuk wilayah pemasok utama beras nasional seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, tingkat penyerapannya hingga akhir Oktober 2017 ini, masih relatif sama. Seperti Provinsi Jawa Tengah, tingkat penyerapannya baru mencapai 58 persen, Jatim 60 persen, dan Jabar baru 59 persen dari target. Hanya di Provinsi Sulawesi Selatan yang penyerapannya sudah hampir mencapai target, yakni 80 persen.

Sejak 3 bulan sambung Momon, pemerintah telah meminta Bulog untuk meningkatkan penyerapan beras dengan harga fleksibilitas Rp8.030 per kg. Dengan harga fleksibilitas tersebut, pemerintah berharap pencapaian target penyerapan oleh Bulog bisa lebih meningkat.

“Namun saya berharap, untuk target penyerapan yang sudah dipatok dengan harga pembelian harga fleksibilitas, tetap bisa terpenuhi,” sambungnya.

Seperti di Jawa Tengah, kata Momon, dari target penyerapan beras sebanyak 602 ribu ton pada 2017, pemerintah telah menetapkan agar Bulog Divre Jateng bisa melakukan pembelian beras petani dengan harga Rp8.030 per kg sebanyak 100 ribu ton.

Hingga akhir Oktober 2017 ini, Bulog Jateng, baru bisa melakukan penyerapan dengan harga fleksibilitas sebanyak 40 persen atau sekitar 40 ribu ton. Dengan demikian, masih kurang 60 ribu ton yang mestinya bisa dibeli Bulog dengan harga Rp8.030 per kg.

Baca Juga:  Produsen Jamu Sido Muncul Hasilkan Keuntungan Hingga Rp500 Miliar
loading...
loading...