Penyiangan, Bagian Penting dari Budidaya Jahe

Pertanianku — Salah satu tahapan pemeliharaan yang perlu dilakukan pada budidaya jahe adalah penyiangan. Meskipun terlihat sederhana, hanya membersihkan gulma-gulma yang tumbuh di sekitar tanaman, penyiangan justru memberikan banyak keuntungan bagi tanaman jahe itu sendiri agar tumbuh dengan baik.

budidaya jahe
foto: Pixabay

Petani harus rajin melakukan penyiangan yang dilakukan secara berkala atau ketika dianggap perlu dilakukan. Misalnya, gulma yang tumbuh sudah terlalu tinggi.

Jahe merupakan tanaman monokotil berakar serabut. Akar tanaman yang berfungsi mencari makanan dapat mengalami hambatan karena adanya akar tanaman lain yang tumbuh di sekitarnya. Dengan begitu, akar tidak bisa menyerap sari makanan di dalam tanah secara sempurna.

Penyiangan tidak memerlukan peralatan yang canggih. Anda bisa melakukan penyiangan secara manual, baik dengan tangan maupun alat seperti cetok, sabit, atau cangkul kecil. Namun, penyiangan manual menjadi tidak efektif dilakukan jika ada satu hektare lahan yang harus disiangi. Penyiangan bisa dilakukan dengan bantuan herbisida yang sudah diberikan sejak awal penanaman jahe setelah gulma mulai tumbuh.

Proses penyiangan pada budidaya jahe juga berfungsi untuk memperbaiki struktur tanah, terutama membuat pori-pori tanah menjadi lebih subur dan memperkuat posisi tanaman untuk menyerap unsur hara.

Penyiangan perlu dilakukan secara rutin dari tanaman masih kecil hingga menjelang masa panen. Sudah menjadi hal yang wajar jika pertumbuhan tanaman jahe akan diiringi oleh gulma yang dapat menurunkan produksi jahe. Gulma tersebut tidak boleh dibiarkan tumbuh begitu saja karena bisa mengambil unsur hara, air, serta sinar matahari yang dibutuhkan oleh tanaman jahe.

Tanaman yang masih dalam periode kritis hingga berumur enam bulan masih kesulitan untuk bersaing dengan gulma. Jika gulma dibiarkan begitu saja tanpa disiangi, malah akan menyebabkan pertumbuhan tanaman yang masih kecil menjadi terhambat.

Baca Juga:  Manfaat Pola Tanam Bergilir untuk Menyuburkan Tanaman

Pada umumnya penyiangan pada budidaya jahe dilakukan setiap dua bulan sekali sejak penanaman pertama. Namun, penyiangan juga bisa dilakukan sesuai dengan kondisi tanamannya.

Penyiangan lebih bagus dilakukan pada siang hari ketika cuaca sedang cerah dan tidak hujan. Penyiangan yang dilakukan pada musim hujan dapat menyebabkan tanah terbawa oleh aliran air hujan.