Penyimpanan Benih Kopi Harus Memerhatikan 4 Hal Ini

Pertanianku — Benih kopi yang tidak langsung digunakan dapat disimpan terlebih dahulu di ruang penyimpanan. Namun, penyimpanan benih kopi tidak bisa dilakukan sembarangan karena benih dapat mengalami penurunan seiring dengan berjalannya waktu dan lamanya periode penyimpanan. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat penyimpanan benih kopi.

penyimpanan benih kopi
foto: Pertanianku

Kadar air benih kopi

Kandungan air pada benih kopi yang akan disimpan harus diketahui karena berpengaruh langsung terhadap daya tumbuh selama penyimpanan. Selama masa penyimpanan, kadar air dapat berkurang, tetapi kadar air tersebut tidak boleh lebih rendah dari 9—10 persen.

Seperti yang terjadi pada kopi arabika, kopi ini bisa disimpan lebih dari 4 bulan, bahkan bisa selama 2,5 tahun benih yang disimpan mengandung kadar air sebanyak 41 persen di dalam kantong plastik yang tertutup rapat pada temperatur 15°C.

Jika benih kopi memiliki kadar air sekitar 48 persen, benih tersebut tetap dapat tumbuh meskipun sudah disimpan selama 8 bulan di dalam kantong plastik tertutup.

Sementara itu, benih kopi yang mengandung air 30 persen dan disimpan selama 6 bulan dengan cara yang sama, kadar air di dalamnya hanya tinggal 7,5 persen.

Temperatur

Temperatur dapat berpengaruh terhadap viabilitas benih kopi selama masa penyimpanan. Temperatur berpengaruh langsung terhadap kadar air benih. Berdasarkan penelitian, temperatur yang bagus untuk menyimpan benih adalah 15°C. Jika kopi disimpan pada temperatur dingin sekitar 5°C, benih kopi dapat kehilangan daya tumbuhnya.

Udara

Benih kopi sama seperti benih tanaman lainnya yang dapat berkurang umurnya karena udara. Berdasarkan hasil penelitian, benih kopi yang disimpan dalam wadah kedap udara dapat bertahan selama 4 bulan. Benih tersebut tetap memiliki daya kecambah yang bagus dan lebih tinggi dibandingkan benih yang disimpan di tempat terbuka.

Baca Juga:  Merangsang Pohon Berbuah dengan Pelukaan dan Pengerokan

Serangga dan jamur

Benih kopi yang sedang disimpan dapat terserang jamur dan serangga. Serangan tersebut dapat menyebabkan benih tidak bisa digunakan lagi. Serangga yang biasa menyerang benih kopi adalah kumbang biji kopi dan penggerek buah kopi atau hama bubuk buah kopi.

 

 

 


loading...