Peran Petani Milenial untuk Hadapi Era Industri 4.0

Pertanianku — Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian berkomitmen untuk menyiapkan SDM Pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing. Hal tersebut tersebut dilakukan untuk hadapi era industri 4.0. Beberapa upaya pun ditempuh mencakup bidang pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan.

hadapi era industri 4.0
Foto: Google Image

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian melalui Pusat Penyuluhan Pertanian terus berupaya melakukan pengembangan SDM pertanian dan pengembangan berbagai sumber informasi serta materi yang ditujukan untuk penyebaran informasi. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan layanan terhadap informasi secara tepat, cepat, dan akurat serta kekinian.

Berbagai layanan penyedia informasi, materi dan database telah dikembangkan oleh Pusat Penyuluhan Pertanian, baik dalam bentuk media cetak maupun elektronik yang terkoneksi dengan internet, seperti website cyber extension dan aplikasi sistem informasi penyuluhan pertanian (simluhtan).


Loading...

Selanjutnya, aspek-aspek lainnya meliputi kelembagaan, ketenagaan, sarana dan prasarana penyuluhan pertanian juga dituntut untuk dapat menyesuaikan seiring dengan era digitalisasi saat ini.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian melalui Pusat Penyuluhan Pertanian merasa perlu melakukan upaya untuk mendapatkan kontribusi dan rekomendasi konsep kebijakan, strategi, dan grand design sistem penyuluhan pertanian melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyuluhan pertanian menghadapi era industri 4.0.

Focus Group Discussion (FGD) bertemakan ‘Penyuluhan Pertanian Menghadapi Era Industri 4.0 Mendukung Program Pembangunan Pertanian’, diharapkan dapat lebih termotivasi dalam menelaah upaya yang telah dilakukan dan pencapaiannya.

Selain itu, juga mengevaluasi kelemahan dan kekurangan untuk selanjutnya merumuskan langkah strategis serta rekomendasi kebijakan dan strategi grand design pembangunan pertanian. Khususnya, pengembangan sistem penyuluhan pertanian untuk mendukung tercapainya Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia 2045 dan mendukung ekspor komoditas pertanian.

Sementara itu, tantangan penyuluhan kedepannya di antaranya bagaimana menghasilkan produksi yang hebat dan berdaya saing menuju 4.0, mengikuti perkembangan IT, memahami dan menguasai IT, perkembangan iptek dan teknologi, serta modernisasi pertanian.

Baca Juga:  Peremajaan Tanaman Salak Perlu Segera Dilakukan
Loading...
Loading...