Perawatan Apel Saat Pohon Baru Berbuah

Pertanianku Perawatan apel dilakukan untuk menjaga buah ini dapat panen dengan sempurna. Budidaya buah apel memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Namun, jika Anda sabar dan berusaha, bukan tidak mungkin tanaman ini memberikan keuntungan yang berlipat. Apel sendiri masih menjadi salah satu buah yang paling digandrungi.

Perawatan apel
Foto: freepik

Perawatan apel tidak hanya dilakukan pada bagian buah semata. Tanaman apel juga turut dirawat dengan cara diberi pupuk, disiram secara teratur, dan dijaga dari serangan hama dan penyakit. Selain itu, daun tanaman apel juga perlu dirawat guna menunjang buah apel yang dihasilkan dapat lebih maksimal.

Tanaman apel sendiri bisa ditanam di daerah tropis dengan ketinggian tertentu atau daerah subtropis. Indonesia merupakan daerah tropis yang tidak memiliki waktu musim dingin panjang. Oleh karena itu, pemangkasan daun atau defoliasi buatan diperlukan.

Loading...

Pemangkasan daun ini dilakukan bersamaan dengan pelengkungan cabang. Selain itu, pemangkasan bagian ujung tanaman juga dilakukan agar tunas generatif dapat pecah, terutama bagian tunas lateral. Dengan begitu, tanaman apel pun dapat berbunga.

Daun dan cabang dipangkas saat tunas generatif sudah mulai padat. Biasanya, hal ini dilakukan pada waktu 2 minggu setelah masa panen. Biasanya, waktu ini berlangsung sekitar April dan Oktober saat bunga terhindar dari air hujan.

Anda dapat melakukannya langsung dengan tangan atau menyemprot daun tua dengan zat pengatur tumbuh (ZPT). ZPT yang digunakan harus mengandung hidrogen sianida dengan kadar urea 10 persen sehingga daun tua dapat terbakar dengan sendirinya.

Perbungaan akan lebih efektif ketika daun dan cabang mulai dipangkas. Bunga ini pun berkembang menjadi buah apel yang masih muda. Agar mutu buah apel tetap terjaga, para petani biasa melakukan penjarangan buah.

Baca Juga:  Kelebihan Jambu Air Madu Deli, Jambu Semanis Madu Tidak Berbiji

Penjarangan ini dilakukan ketika buah tumbuh bergerombol. Buah disisakan hanya 2—3 buah saja dalam satu tandan. Penjarangan sebaiknya dilakukan ketika usia buah 8—9 minggu setelah bunga mulai mekar.

Petani juga melakukan pembungkusan buah, terutama jika varietas apel yang ditanam adalah apel manalagi. Ketika buah berumur 3 bulan terhitung dari bunga mekar, buah ini dibungkus dengan kertas bersih dan tahan air.

Buah apel yang tidak dibungkus biasanya akan terpapar sinar matahari langsung. Akibatnya, warnanya akan berubah kemerahan, tetapi bagian lainnya berwarna kuning kehijauan. Penampilannya pun menjadi kurang menarik minat konsumen.

Loading...
Loading...