Perawatan Tanaman Mahkota Dewa Harus Pakai Cara Ini


PertaniankuTanaman mahkota dewa asli dari Indonesia dan merupakan tanaman perdu, serta buahnya berwarna merah. Tanaman obat ini memiliki banyak khasiat sehingga sah-sah saja jika ingin merawat tanaman ini di rumah. Berikut ini cara menanam tanaman mahkota dewa.

Tanaman mahkota dewa
Foto: Shutterstock
  1. Pengolahan tanah

Tanah lebih dulu digemburkan, lalu diberi pupuk kandang sebanyak 20 ton/ha dan membuat lubang tanam yang digali sebesar 30×30×30 cm. Lubang tanam dibiarkan terbuka selama minimal seminggu agar terkena cukup sinar matahari.

  1. Pengadaan bibit

Ada dua jenis bibit yang bisa digunakan, yaitu bibit dari fase generatif (biji) dan bibit dari fase vegetatif (setek batang atau cangkok).

  1. Pemupukan

Lebih baik memakai pupuk alami atau organik. Tidak dianjurkan memakai pupuk kimia karena buah ini akan dimanfaatkan sebagai obat sehingga akan berpengaruh pada khasiat tanaman itu sendiri.

  1. Penyiraman

Penyiraman perlu dilakukan pada saat tanam dan sesudah tanam saat tanaman masih kecil. Hanya saja bila hari hujan, penyiraman tidak perlu dilakukan. Setelah tanaman berumur 6 bulan sesudah tanam, penyiraman relatif tidak diperlukan karena jangkauan perakarannya sudah dalam.

  1. Penyiangan

Penyiangan dilakukan secara berkala sepanjang tahun. Hal ini dilakukan karena mahkota dewa termasuk tanaman tahunan. Penyiangan umumnya dilakukan selama 3—4 kali.

  1. Pemetikan

Buah bisa dipetik ketika tumbuhan berusia dua bulan. Buah yang sudah matang dan siap dipetik memilki ciri-ciri antara lain kulit buah berwarna marun dan berbau manis.

Baca Juga:  Segudang Manfaat Kacang Pinus yang Menakjubkan