Perawatan Tanaman Okulasi dan Sambung di Pembibitan Mangga


Pertanianku – Pengokulasian atau penyambungan mangga sebaiknya dilakukan menjelang musim kemarau/jangan di musim hujan karena akan banyak bibit yang berpotensi gagal. Seandainya berhasil, tunas sulit tumbuh. Tanaman yang diokulasi/disambung sebaiknya sudah berumur 1 tahun. Setelah 3 minggu bibit disambung, kemudian ikatannya dibuka. Bila mata masih tetap hijau segar dan melekat pada batang pokok, berarti usaha okulasi berhasil.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menunjang keberhasilan sambungan adalah sebagai berikut.

– Jangan tergesa-gesa memotong batang pokoknya. Tunggu dulu sekitar satu minggu. Setelah itu, baru lakukan pemotongan.

– Lakukan pemotongan batang pokok tepat di atas mata okulasi dengan potongan miring ke belakang. Panjang potongan sekitar 1 cm di atas okulasi. Kalau pemotongannya sekitar 10 cm di atas okulasi, sisa batang dapat dipakai untuk mengikat tunas okulasi yang telah tinggi agar pertumbuhannya tetap lurus ke atas. Bekas potongan diolesi dengan fungsida, misalnya abu sisa bakar carbolineum, bubur bordeaux, cat, atau meni.

– Jangan biarkan bibit okulasi atau sambungan kekeringan. Untuk menjaganya, siram bibit teratur setiap hari. Demikian juga setelah dipotong, lakukan penyiraman serupa. Dengan demikian pertumbuhan tunas dapat berlangsung lebih cepat. Biasanya, sekitar 20 hari sesudah dibuka dan dipotong sudah akan keluar tunas. Setelah berumur sekitar satu tahun sejak diokulasi/tempel bibit dapat dipindah ke lapangan.

– Pindahkan bibit dengan cara dikeranjangi terlebih dahulu atau gali dengan sistem cabutan (cara penggalian bibit bisa dilihat pada penjelasan mengenai tempel cara Forkert).

Untuk menjamin agar bibit tidak layu dan mati, sebaiknya bibit keranjang yang akan dipindahkan di lapangan direndam dulu selama beberapa jam sebelum diangkut. Tempat perendamannya bisa berbentuk bak. Pada bibit cabutan, daun-daun harus dipangkas sampai tinggal 1/3 panjang daun. Kemudian, bibit dibungkus dengan gedebong pisang. Pembungkusannya harus rapat, baik di bagian atas atau bawah. Akar tunggang yang terlalu panjang bisa dipotong da sisakan sepanjang 20—30 cm. Sementara akar serabut jangan banyak dipotong.

Baca Juga:  Tingkatkan Produktivitas Kakao dengan Cara Ini

Bila dilihat dari kesehatan tanaman, sistem cabutan sangat baikkarena hama penyakit bisa sekalian terpantau sehingga bisa segera  dipotong atau diobati dan hama bisa segera dihilangkan. Bibit cabutan dapat diangkut dalam jumlah banyak dan tidak terlalu berat karena tidak menyertakan tanah dalam jumlah banyak. Ketika tumbuh tunas baru, baik sebelum atau sesudah dikeranjangkan atau setelah ditanam di lapangan, semprot tanaman dengan insektisida organik untuk melindunginya dari serangan lalat bisul, ulat daun, dan hama lainnya. Penyemprotan bisa berlangsung lebih dari satu kali sampai warna daun hijau dan kaku tidak lemas.

 

Sumber: Buku Bertanam Mangga di Kebun dan Pot

loading...
loading...