Perawatan yang Perlu Diberikan pada Tanaman Hidroponik

Pertanianku — Hidroponik sudah menjadi salah satu teknik budidaya yang dipilih oleh orang-orang, terlebih lagi oleh orang perkotaan. Salah satu alasan teknik ini mulai digandrungi banyak orang adalah efisiensi lahan. Semakin padatnya pemukiman, membuat ketersediaan lahan semakin terbatas. Pada dasarnya, perawatan tanaman hidroponik tidak jauh berbeda dengan tanaman yang ditanam secara konvensional.

perawatan tanaman organik
foto: Pertanianku

Berikut ini beberapa perawatan harian yang perlu Anda berikan untuk tanaman hidroponik.

Pengontrolan kadar nutrisi dan pH

Kadar nutrisi dan pH juga harus dikontrol dengan baik karena bisa berubah sewaktu-waktu. Perubahan tersebut bisa disebabkan oleh banyak faktor. Kadar nutrisi dan pH air harus dijaga tetap stabil dan ideal.

Saat kadar nutrisi berubah, tanaman dapat tumbuh tidak wajar akibat kadar nutrisi yang tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pengecekan kadar nutrisi harus dilakukan dengan rutin. Cara pengecekan dapat diawali dengan melihat sosok tanaman yang tumbuh. Jika tumbuh dengan baik, kadar nutrisi sudah baik.

Penambahan nutrisi

Anda perlu menambahkan nutrisi ketika kadarnya sudah mulai berkurang. Kadar nutrisi bisa berkurang karena air hujan atau terjadi penguapan. Pemberian kadar nutrisi harus disesuaikan dengan kebutuhan agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu akibat kekurangan atau kelebihan nutrisi.

Pengecekan aliran nutrisi

Tak hanya kadar nutrisi yang perlu diperhatikan, aliran nutrisi juga perlu dipantau setiap hari. Aliran dalam instalasi harus dipastikan lancar, nutrisi tersalurkan dengan sempurna, tidak ada hambatan, ataupun bagian instalasi yang mengalami kebocoran.

Cara mengecek aliran nutrisi dalam hidroponik sistem tetes dilakukan dengan mengamati durasi tetesan nutrisi tetap konstan atau tidak. Anda juga dapat melakukan pengecekan pada selang yang digunakan, ada sumbatan atau tidak.

Pemangkasan tunas air

Baca Juga:  Fakta Unik si Hijau Kiwi, Jangan Kupas Kulit Buah Kiwi!

Sama seperti bertanam di lahan, tanaman yang ditanam secara hidroponik juga perlu dilakukan pemangkasan tunas air. Cara pemangkasannya pun sama. Pemangkasan dilakukan pada daun-daun yang terlalu rimbun, daun yang layu, atau daun yang terkena hama.

Pemangkasan akar

Pemangkasan ini mungkin tidak Anda temukan pada proses bertanam secara konvensional. Pemangkasan akar perlu dilakukan pada tanaman hidroponik. Pemangkasan dilakukan ketika akar sudah terlalu padat dan memenuhi media tanam.