Perbedaan Cincau Hitam dan Cincau Hijau

Pertanianku — Di Indonesia terdapat dua jenis cincau yang terkenal, yaitu cincau hijau dan cincau hitam. Keduanya memiliki perbedaan pada warna, cita rasa, penampakan, bahan baku, dan cara pembuatannya. Mungkin Anda lebih mengenal cincau hijau yang dijual oleh pedagang kaki lima es cincau. Sementara itu, cincau hitam dijual dalam bentuk utuh sebagai bahan campuran. Simak perbedaan cincau hitam dan cincau hijau berikut ini.

cincau hitam
foto: PIxabay

Cincau hitam

Cincau terbuat dari seluruh bagian tanaman cincau hitam (Mesona palustris BL). Daun, ranting, batang, hingga akar direbus bersama abu ‘oi’. Ekstrak yang sudah diperoleh ditambahkan pati dan dipanaskan lagi untuk membentuk gel. Setelah itu, hasil rebusan dicetak, kemudian hasil tersebut diekstrasi tanpa pemanasan.

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan cincau bisa berupa simplisia kering dari seluruh bagian tanaman.

Sesuai dengan namanya, gel cincau hitam berwarna hitam. Tekstur gel tegar dan kokoh sehingga bisa diiris. Produk cincau ini bisa bertahan di dalam suhu ruangan selama empat hari, lebih dari itu gel akan rusak. Gel yang sudah rusak akan mengalami sineresis, yaitu cairan banyak yang keluar dari gel. Selain itu, aroma dan rasanya mulai asam.

Daya tahan cincau hitam terbilang lebih lama sehingga cincau ini memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Cincau sering digunakan sebagai bahan campuran beberapa minuman. Minuman yang paling populer adalah es campur.

Cincau hijau

Cincau hijau terbuat dari tanaman cincau hijau (Cyclea barbata), cincau perdu (Premna serratifolia L) atau (Premna integritifolia L), dan cincau minyak (Stephania hernandifolia).

Cincau hijau dibuat tanpa proses pemanasan dengan meremas daun dan menambahkan air matang dingin, kemudian disaring. Ekstrak cincau hijau akan mengental membentuk gel dengan sendirinya setelah dibiarkan.

Baca Juga:  Cara Membuat Minyak Pala

Rasa dan aroma cincau hijau sama seperti cincau hitam, spesifik, kenyal, dan hampir menyerupai agar-agar. Namun, cincau hijau hanya bisa bertahan selama dua hari. Setelah itu, cincau akan mengalami sineresis dan mengalami perubahan aroma dan rasa menjadi asam.