Perbedaan Hidroponik dan Akuaponik yang Wajib Diketahui Pemula

Pertanianku — Saat ini ada banyak metode menanam yang digunakan untuk bertani, mulai dari hidroponik, aeroponik, hingga akuaponik. Tiap metode memiliki keunggulan dan kesulitannya tersendiri. Oleh karena itu, Anda bisa coba satu per satu jika penasaran, untuk menemukan mana metode menanam yang cocok. Perbedaan hidroponik dan akuaponik yang paling mencolok terletak pada instalasinya. Hal ini karena metode akuaponik menggabungkan budidaya ikan dan sayur.

perbedaan hidroponik dan akuaponik
foto: Pertanianku

Agar Anda mampu memahami lebih jauh terkait perbedaan yang mendasar dari hidroponik dan akuaponik, simak ulasan berikut ini.

Pengertian akuaponik

Akuaponik merupakan kombinasi antara sistem akuakultur dan hidroponik yang mampu mendaur ulang air bernutrisi untuk memelihara ikan dan tanaman secara terpadu. Lebih sederhananya, sistem ini merupakan sistem mina padi, budidaya ikan dan padi di satu tempat yang sama. Media tanam yang digunakan bukan merupakan tanah, melainkan batu, kerikil, atau yang lainnya.

Pengertian hidroponik

Hidroponik merupakan budidaya tanaman dengan menggunakan bahan kimia terlarut sebagai sumber nutrisi. Media tanam yang digunakan bukan tanah. Petani bisa menyesuaikan bahan-bahan media tanam sesuai dengan jenis tanamannya. Faktor lain yang harus diperhatikan adalah kondisi lingkungan yang tidak membahayakan akar, pH air, dan kandungan oksigen terlarut di dalam air.

Keuntungan hidroponik

Metode menanam hidroponik mampu membuat tanaman tumbuh lebih cepat 30—50 persen daripada cara bertanam biasa, tidak ada pupuk yang terbuang percuma, tanaman lebih terjaga dari serangan hama sehingga meminimalkan penggunaan pestisida, penggunaan air jadi lebih efektif, gulma tidak bisa tumbuh di sekitar tanaman, sayuran bisa dipanen sepanjang tahun, tidak menyebabkan erosi, dan dapat dilakukan untuk skala kecil.

Kelebihan akuaponik

Anda bisa mendapatkan dua komoditas sekaligus, yaitu ikan dan sayur. Hasil sayur dan ikan yang didapatkan menjadi organik karena tidak menggunakan pakan buatan pabrik atau pupuk kimia yang membahayakan ikan. Penggunaan air akan jauh lebih efektif karena tidak ada air yang terbuang. Metode akuaponik juga bisa dilakukan pada lahan sempit.

Baca Juga:  Manfaat Asap Cair untuk Industri Perikanan

Sebenarnya, masih banyak perbedaan antara hidroponik dan akuaponik. Agar lebih mudah memahami penjelasannya, Anda dapat membacanya di buku Urban Farming yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya. Buku tersebut dilengkapi dengan beragam foto dan ilustrasi serta desain yang sangat menarik sehingga Anda bisa memahami cara bertanam dengan mudah. Untuk mendapatkan buku tersebut sebagai referensi, Anda bisa langsung menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.

 


loading...