Perbedaan Jahe Putih dan Jahe Merah yang Sama-sama Menyehatkan

Pertanianku— Jahe memiliki banyak manfaat, mulai dari menambahkan cita rasa masakan, menambah aroma masakan, hingga mengobati beberapa penyakit. Banyaknya manfaat jahe membuat rempah-rempah ini semakin terkenal. Ada dua jenis jahe yang paling dikenal, yaitu jahe putih dan jahe merah. Kedua jenis jahe tersebut sama-sama berkhasiat untuk kesehatan. Namun, ada beberapa perbedaan jahe putih dan jahe merah yang perlu Anda ketahui.

perbedaan jahe
foto: Pertanianku

Jahe putih

Jahe putih merupakan jenis jahe yang paling mudah ditemui di pasar-pasar. Jahe ini biasa digunakan sebagai rempah-rempah masakan dan juga obat herbal. Banyak jamu tradisional yang menggunakan rempah jahe putih sebagai bahan baku utamanya.

Jahe putih berbentuk agak pipih dan berserat lembut. Sementara itu, ukurannya lebih kecil dibandingkan jahe gajah, tetapi lebih besar dibandingkan jahe merah. Ruas rimpangnya lebih kecil dan rata sampai agak sedikit menggembung.

Aroma jahe putih terbilang cukup tajam, tapi tidak setajam jahe merah. Aroma tersebut berguna untuk menghilangkan bau serta rasa amis pada makanan. Masyarakat juga sering menyebut jahe ini dengan sebutan jahe emprit.

Jahe putih dapat diekstrak untuk diambil minyak atsirinya sebanyak 1,5—3,5 persen dari berat kering. Jahe putih dapat dimanfaatkan dalam bentuk segar ataupun sudah dikeringkan.

Jahe merah

Jahe merah memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding jahe putih atau setara dengan jahe putih berukuran kecil. Masyarakat sering menyebutnya dengan jahe sunti. Rasa jahe merah terbilang sangat pedas dengan aroma yang sangat tajam.

Oleh karena itu, jahe merah lebih sering digunakan sebagai bahan baku pembuat minyak jahe dan bahan obat-obatan. Jahe berwarna merah ini sangat jarang digunakan sebagai campuran masakan seperti jahe putih.

Baca Juga:  Asuransi Usaha Tani Padi, Solusi untuk Meminimalkan Kerugian Gagal Panen

Kandungan minyak atsiri jahe merah cukup tinggi sekitar 4 persen. Selain itu, kandungan air di dalam jahe merah terbilang lebih tinggi sekitar 81 persen. Kandungan di dalam jahe merah dapat digunakan untuk mengatasi sakit kepala yang disebabkan oleh kamfena, kandungan yang dapat membuat jahe terasa pedas dan hangat.

 


loading...