Perbedaan Timun Suri dan Blewah

PertaniankuTimun suri dan blewah merupakan buah yang sering muncul saat bulan puasa. Sebenarnya, di luar bulan puasa, kedua jenis buah ini tetap ada, tetapi permintaannya tidak sebanyak ketika Ramadan.

timun suri dan blewah
foto: Pertanianku

Tak jarang, ada orang yang masih salah membedakan kedua jenis buah ini, mungkin karena kemunculannya sama-sama di bulan puasa dan sama-sama sering digunakan untuk membuat es buah. Bila Anda masih sering tertukar saat membedakan timun suri dan blewah, simak perbedaan kedua jenis buah tersebut di bawah ini.

Bentuk buah

Timun suri berbentuk panjang lonjong memiliki empat bilik dalam rongga. Sementara itu, blewah berbentuk bulat lonjong dan punya 6–8 bilik dalam rongga. Blewah lebih sering dibilang mirip dengan buah melon.

Sekat bilik pada daging buah blewah tidak begitu tampak jelas karena dagingnya menyatu, sedangkan sekat bilik timun suri tampak jelas hingga tiap bilik bisa dipisahkan. Oleh karena itu, banyak yang mengira blewah merupakan semangka belanda.

Kerataan kulit

Perbedaan yang mencolok juga datang dari kondisi kulit. Timun suri memiliki kulit yang sangat tipis dan halus atau tidak beralur. Berbeda dengan timun suri, justru kulit blewah agak tebal dan beralur sekitar 6–8 alur. Kulit timun suri berwarna hijau keputihan hingga kuning muda kehitaman. Adapun kulit blewah berwarna hijau kekuningan hingga kuning tua kemerahan.

Tekstur dan aroma daging

Tekstur daging timun suri sangat khas, yakni lunak halus sekali. Daging timun suri bisa halus hanya dengan ditekan-tekan sendok makan. Sementara itu, tekstur daging blewah cenderung agak lunak halus hingga kasar. Daging blewah terbilang lebih sulit hancur kalau hanya dengan ditekan menggunakan sendok makan. Ciri khas lain dari daging blewah yang mudah dikenali adalah aromanya. Daging blewah mengeluarkan aroma yang harum sekali.

Baca Juga:  Asal-usul Pisang sebagai Buah Populer di Dunia

Warna daging

Warna daging buah timun suri cenderung putih kehijauan, sedangkan daging blewah berwarna kuning kemerahan.

Bobot buah

Bobot buah blewah cenderung lebih besar dibanding timun suri. Rata-rata bobot timun suri hanya 0,5–1 kg per buah, sedangkan blewah dapat mencapai 0,5–2 kg per buah.

Daya simpan

Uniknya, perbedaan kedua buah ini tampak pada daya simpan. Daya simpan timun suri terbilang lebih pendek, hanya sekitar 1–3 hari, sedangkan blewah bisa mencapai 2–4 hari.