Perhatikan Ini Dulu agar Burung Murai Siap Kawin

Pertanianku — Sebelum masuk ke tahap penjodohan, beberapa hal harus dipersiapkan dulu hingga burung murai siap kawin. Hal ini untuk menunjang proses keberhasilan penjodohan, perkawinan, dan produksi telur. Simak beberapa hal yang wajib Anda persiapkan untuk calon indukan burung murai siap kawin.

burung murai siap kawin
foto: pertanianku

Umur siap kawin

Ketika akan dipasangkan, burung kicauan seperti murai yang ditangkarkan sudah harus siap kawin. Tidak hanya sekadar umur, tetapi kesiapan dan kematangan produksi murai secara fisik sudah harus diperhitungkan. Di alam, burung murai jantan dan betina akan berpasangan dan kawin pada umur 8—10 bulan.

Loading...

Sementara, untuk burung murai yang ditangkarkan, pada umur 9 bulan biasanya sudah kawin dan bertelur. Bahkan, sudah ada yang kawin dan memiliki anak pada umur 8 bulan. Pasalnya, burung yang ditangkarkan sudah dipasangkan sejak masih muda.

Anakan berkualitas dihasilkan dari calon indukan yang dijodohkan dan ditangkarkan yang sudah berumur di atas satu tahun. Hal ini dikarenakan secara fisik, murai sudah siap berproduksi.

Betina pilihan diperbanyak

Sebaiknya, siapkan betina dalam jumlah yang lebih banyak dari jantan. Hal ini dikarenakan untuk mengantisipasi betina yang sudah memiliki umur yang cukup, tetapi belum siap untuk kawin dan berproduksi. Dengan begitu, ketika dipasangkan, si betina tidak kawin dengan jantannya.

Ada juga ketika jantan dan betina dipasangkan dan sudah berjodoh, tiba-tiba tidak akur dalam kandang penangkaran. Jika kedua hal tersebut terjadi, Anda harus mengganti betina yang lain.

Selain itu, penyediaan jumlah betina yang lebih banyak dari jantan bermaksud untuk mengawinkan murai dengan sistem poligami. Hal ini dikarenakan ketika betina lain sudah birahi dapat langsung dijodohkan dengan jantan yang sudah ada.

Baca Juga:  Mengatasi Serangan Lalat Buah Jambu Air Madu Deli, Bikin Jambu Jadi Busuk!

Pastikan tidak ada gangguan kesehatan

Agar murai siap kawin, pastikan kesehatannya dalam kondisi baik dan terbebas dari beragam jenis penyakit seperti kurus karena kekurangan gizi, tidak cacingan.

Membuat calon induk jinak dan terbiasa dengan berbagai lingkungan

Membuat burung menjadi jinak hanya sebatas tidak takut untuk mendatangi tempat pakan dan tetap bercengkerama dengan pasangannya walaupun ada orang yang melewati kandang. Murai akan mudah untuk berjodoh ketika usianya sudah dewasa dan sudah lama dipelihara sehingga sudah terbiasa dengan lingkungan.

Pastikan waktu ganti bulu

Anda harus mengetahui dengan pasti kapan burung akan ganti burung untuk memperlancar proses penjodohan dan produksinya. Burung liar yang belum mengganti bulu sama sekali akan sulit berjodoh dengan pasangannya.

Loading...
Loading...