Perilaku dan Kebiasaan Burung Lovebird yang Wajib Diketahui

Pertanianku Burung lovebird atau si burung cinta merupakan salah satu jenis burung yang paling disukai di seluruh dunia. Hal ini karena bentuk fisik, warna bulu, dan perilakunya yang mampu memikat hati penggemarnya. Daya tarik yang paling utama dari burung lovebird adalah warna bulunya. Berikut ini beberapa perilaku dan kebiasaan burung lovebird yang harus diketahui oleh para penggemarnya.

burung lovebird
foto: pertanianku

Kebiasaan hidup

Lovebird merupakan burung yang hidup selalu berkelompok, baik dalam mencari pakan maupun saat beristirahat di malam hari. Di habitat aslinya, Afrika, burung ini hidup di wilayah hutan terbuka, daerah rawa, dan pegunungan dengan ketinggian 1.500 mdpl. Ketika sekelompok lovebird terbang melintasi hutan, mereka akan mengeluarkan suaranya yang nyaring.

Loading...

Suka mengasuh anak

Burung yang penuh cinta ini senang mengasuh anak-anaknya. Ia akan membuat lubang di dalam batang pohon dan menjadikannya tempat tinggal untuk bertelur. Dalam sekali bertelur, lovebird dapat menghasilkan hingga 2—3 butir. Induk lovebird bisa mencari makanan hingga beberapa kilometer dari tempat huniannya.

Lovebird paruh bengkok minum dari embun

Burung lovebird yang berjenis paruh bengkok tidak akan turun ke tanah untuk minum atau makan. Burung akan memanfaatkan embun dan air hujan yang tertahan di atas daun sehingga burung tidak perlu turun ke bawah. Hal tersebut menyebabkan burung paruh bengkok sangat baik untuk dikonteskan. Burung yang akan dikonteskan akan dibiasakan tidak turun ke dasar sangkar.

Pakan alami

Pakan alami burung ini adalah pucuk daun, biji-bijian, buah, dan nektar bunga. Burung lovebird liar juga sering memangsa jenis serangga seperti ulat daun untuk memenuhi kebutuhan gizi. Untuk burung peliharaan, jenis pakan yang diberikan tidak jauh berbeda dengan pakan alami.

Baca Juga:  Ikan Mola-Mola, Ikan Bertulang Terbesar di Dunia yang Suka Berjemur

Burung yang tidak bisa diam

Burung lovebird merupakan burung yang tidak bisa diam, senang mengangguk-anggukan kepala ketika sedang bertengger, senang bergerak, dan suka melompat dari tenggeran ke jeruji sangkar. Burung ini senang memanjat jeruji sangkar karena termasuk burung aktif di habitatnya.

Karakternya keras

Lovebird yang hidup di alam secara berkelompok ternyata merupakan burung yang berkarakter kasar jika belum saling mengenal. Selain itu, pada saat induk betina sedang bertelur, lovebird jantan akan kasar kepada lovebird lainnya yang akan mendekati sarangnya.

 

 

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...