Perilaku Unik Ikan Arwana yang Perlu Anda Ketahui

Pertanianku — Hingga saat ini ikan arwana masih menjadi favorit di kalangan pencinta ikan hias. Hal ini disebabkan oleh keunikan dan keindahan yang dimiliki arwana. Ada banyak keunikan ikan arwana yang perlu Anda ketahui, simak ulasannya berikut ini.

ikan arwana
foto: Pertanianku

Aksi spektakuler saat memangsa pakan

Di habitat aslinya, arwana memangsa hewan-hewan kecil yang ada di perairan, seperti ikan-ikan kecil, udang, kelabang, jangkrik, cacing, katak, cicak, dan serangga. Saat memangsa sasarannya, ikan ini tak segan-segan untuk melakukan aksi spektakuler. Dalam sebuah film discovery terlihat bagaimana seekor arwana di dalam sungai melompat tinggi untuk menangkap serangga yang berada di sebuah ranting pohon yang tepat berada di atas permukaan air.

Kebiasaan memangsa ini menjadi salah satu daya tarik pehobi yang menyukai hewan predator, seperti arwana. Bahkan, tak jarang kegiatan memberikan makan menjadi salah satu bagian penting yang disenangi pehobi.

Perebutan pasangan untuk memijah

Memasuki musim memijah yang terjadi di awal musim hujan, jantan dan betina arwana akan mencari pasangan untuk memijah. Pada proses ini sering kali terjadi perebutan antara beberapa induk jantan untuk mendapatkan betina. Setelah induk jantan dan betina berpasangan, mereka akan membuat sarang sebagai tempat untuk memijah. Sarang ini merupakan tempat khusus yang tidak boleh dimasuki oleh pasangan arwana lain.

Induk jantan mengerami telurnya di dalam mulut

Setelah telur dibuahi oleh sperma jantan, induk jantan akan memungut telur-telur tersebut dan memasukkannya ke mulut untuk dierami hingga menetas. Sementara itu, sang betina akan mendampingi dan menjaga induk jantan selama masa pengeraman. Telur akan menetas setelah 41 hari proses pembuahan. Benih ikan arwana tidak akan langsung keluar setelah menetas. Benih akan tinggal selama beberapa minggu hingga cadangan kuning telurnya habis.

Baca Juga:  Sederet Keunggulan Bawal Hybrid Primadona di Kepulauan Riau

Daya hidup anak arwana rendah

Tahukah Anda, daya hidup anak arwana hingga remaja itu rendah. Kemungkinan hidupnya hanya sekitar 50 persen. Itu sebabnya arwana tergolong sebagai ikan langka.

Termasuk ikan yang kanibal

Arwana termasuk ikan kanibal yang bisa memangsa anaknya sendiri. Sifat kanibalisme tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti induk kelaparan atau karena terlalu protektif dari gangguan dan bahaya.