Periode Pemeliharaan Broiler


Pertanianku – Masa brooding merupakan periode kritis dalam pemeliharaan broiler karena merupakan masa permulaan bagi perkembangan dan pertumbuhan ayam. Pada masa ini ayam akan mengalami pertumbuhan sangat pesat dan mencakup semua organ yang berperan bagi produktivitas ayam, termasuk perkembangan sistem kekebalan tubuh dan gastrointestinal.

Hampir semua ransum yang terkonsumsi dialokasikan untuk pertumbuhan. Hal ini terlihat dari tingkat FCR yang mencapai 1,02—1,2 dengan pertumbuhan bobot badan broiler akhir minggu pertama mencapai 4—5 kali bobot badan awal (saat DOC). Selisih 1 g bobot ayam pada umur 7 hari akan mengakibatkan perbedaan bobot badan 10 g saat panen.

Prinsip brooding adalah meniru induk ayam saat anak ayam belum tumbuh bulu. Secara alami anak ayam akan masuk dalam dekapan induknya (bersembunyi di sayap) sampai tumbuh bulu. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan suhu tubuhnya karena anak ayam belum tumbuh bulu yang merupakan termoregulatornya. Oleh karena itu, brooding bertujuan untuk menyediakan lingkungan yang nyaman bagi anak ayam untuk pertumbuhan optimal.

Periode brooding sangat memerlukan ketersediaan panas yang cukup pada minggu pertama. Pemberian pemanas umumnya berlangsung 12 hari. Namun, sering kali di daerah yang bersuhu dingin pemakaian pemanas bisa sampai 21 hari, tergantung kekuatan ayam beradaptasi dengan lingkungannya. Jadi, yang menjadi patokan periode brooding (pemberian pemanas) bukanlah berapa lamanya pemberian pemanas, tetapi disesuaikan dengan suhu ideal bagi ayam. Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama periode brooding sebagai berikut.

  • Temperatur lantai kandang/litter dan ruangan mencapai standar yang dibutuhkan.
  • Perhatikan kondisi litter agar selalu kering (tidak basah/menggumpal).
  • Feed intake mencapai standar breeder.
  • Sirkulasi udara harus terjamin lancar.
  • Perhatikan intensitas dan distribusi cahaya.

Untuk mendukung kenyamanan brooding, setting dan peralatan brooding harus disesuaikan dengan jumlah ayam. Idealnya, satu lingkaran brooding (diameter 4,5 m) paling banyak berisi 1.000 ekor DOC sehingga pengawasan terhadap suhu dan kondisi ayam lebih terjamin. Satu ruangan brooding bisa terdiri atas beberapa brooder. Batas lingkar brooder disebut chick guard atau brooder guard.

Baca Juga:  Dinas Peternakan NTB Terus Galakkan Penanaman Pakan Berkualitas

 

Sumber: Buku Panduan Lengkap Ayam Broiler

loading...
loading...