Persiapan Bibit Jamur Kuping


Pertanianku – Bibit jamur diperoleh dengan cara membiakkan bibit murni untuk memperoleh bibit jamur F1 atau membeli bibit F4 yang siap tumbuh. Namun, untuk skala kecil umumnya langsung membeli bibit F4. Jika menggunakan bibit F1, seluruh tahapan budi daya jamur yang akan dijelaskan di bawah ini dapat dilaksanakan. Namun, jika memakai bibit F4, bibit dapat dibesarkan langsung di dalam rumah kumbung. Pembuatan bibit F1 diawali dengan persiapan media biakan, pengambilan eksplan, dan inokulasi eksplan. Tahap-tahap pembuatannya adalah sebagai berikut.

Persiapan Bibit Jamur Kuping

  1. Siapkan 200 g kentang yang telah dikupas dan dicuci bersih. Kemudian iris tipis kentang dengan ketebalan 5 mm.
  2. Rebus kentang pada 1 l air hingga lunak. Setelah air rebusan tersisa setengahnya (500 ml), kentang dapat diambil dan ditiriskan.
  3. Saring air sisa rebusan kentang, lalu panaskan kembali bersama dengan 20 g agar-agar batang dan 20 g glukosa glukolin. Aduk hingga semua bahan mencair selama 15 menit. Angkat dan diamkan hingga hangat suam-suam kuku.
  4. Tuang larutan ke dalam tabung reaksi hingga seperempat bagian tabung.
  5. Tutup tabung reaksi dengan kapas, lapisi dengan aluminium foil, lalu ikat. Larutan ini dapat digunakan untuk 150—200 tabung reaksi.
  6. Masukkan tabung reaksi ke dalam autoklaf selama 40 menit pada suhu 120º C dan tekanan 1 atm.
  7. Keluarkan tabung reaksi dari autoklaf. Selanjutnya letakkan tabung reaksi di dalam rak dengan posisi miring agar permukaan media lebih luas.
  8. Simpan media agar di refrigerator paling lama 4—6 bulan jika media tidak langsung digunakan
  9. Siapkan pisau tajam, celupkan ke dalam alkohol 70%, lalu panaskan di atas api spirtus agar steril, kemudian dinginkan.
  10. Cuci bersih jamur kuping yang berkualitas dengan disinfektan. Ambil jaringan (eksplan) dari irisan bagian dalam jamur dan inokulasikan ke tabung reaksi secara aseptik. Penanaman eksplan ke media tabung reaksi dapat dilakukan dua hari setelah tabung reaksi disterilkan dengan autoklaf.
  11. Tutup tabung reaksi dengan kapas, lalu tutup kembali dengan kertas loyang atau aluminium foil, kemudian ikat.
  12. Masukkan tabung reaksi yang telah berisi eksplan ke ruang inkubator pada suhu 24—26º C selama 20—40 hari. Bibit jamur yang baik akan terlihat jika miseliumnya tumbuh merata ke seluruh permukaan media tumbuh. Hindari bibit dengan miselium yang terlalu padat atau terlalu tipis/jarang. Selain itu, hindari juga pertumbuhan miselium yang mengelompok.
Baca Juga:  Neraca Perdagangan Sektor Pertanian Tumbuh Hingga 70 Persen

 

Sumber: Buku Panen Sayur Secara Rutin di Lahan Sempit

 

 

loading...
loading...