Pertimbangan dalam Menjual Ayam Kampung


Pertanianku – Panduan dalam menjual barang memang pada harga. Wajar bila kita melepas barang saat harga baik (tinggi). Apakah menguntungkan? Inilah masalahnya. Bila sudah sampai pada hal ini (keuntungan), artinya ada faktor biaya yang perlu dipertimbangkan. Untuk itu, ada beberapa panduan yang dapat Anda pegang.

Jual yang Sedang Laris

  1. Bila hasil penjualan (harga dikalikan jumlah barang yang akan dijual) melebihi biaya produksi (biaya untuk menghasilkan sejumlah barang itu) maka lepaslah barang tersebut. Prinsip tersebut berlaku untuk penjualan daging ayam. Adapun pada penjualan telur tidak ada persoalan karena saat harga baik atau buruk tetap saja telur itu harus dijual karena tidak mungkin menyimpan produk-produk pertanian dan peternakan bagaikan menyimpan benda mati di gudang. Untuk telur, prinsip yang berlaku adalah kepada siapa Anda harus menjual telur tersebut.
  2. Daging ayam kampung sebaiknya dijual per ekor, jangan per kilogram. Cara ini lebih menguntungkan karena dipakainya prinsip pertama itu. Walaupun demikian, sebaiknya ayam kampung dijual bila telah mencapai umur lebih dari 8 bulan. Akan lebih baik lagi bila telah mencapai umur 12 buIan (ingat yang dijual ayam kampung, bukan ayam broiler).
  3. Bila kedua produknya (telur dan daging) sedang laris maka pilihlahhasil yang keuntungannya paling besar dengan memakai prinsippertama. Hal ini perlu diperhitungkan karena bila ayamnya dijual maka telurnya tentu tidak ada (kecuali ayam yang dijual jantannya saja). Untuk mengatasi masalah ini, gunakanlah sistem kelompok sehingga ada kelompok yang dijual ayamnya dan ada kelompok yang dijual telurnya. Inilah keuntungan sistem kelompok (baca Kunci 5) Jadi, pegangan dalam menjual hasil ternak ayam kampung tetap pada harga (dinamakan dengan “harga peternak” atau farm gate price) dan biaya untuk menghasilkan sejumlah hasil produksi yang mau dijual itu. Prinsip seperti ini ditempuh karena laju produksi ayam kampung memang lambat (baik untuk pembentukan daging maupun telur), sedangkan harga terus berubah dan berbagai kemungkinan dapat terjadi.
Baca Juga:  Hati-hati, Jeroan Bisa Tingkatkan Kadar Kolesterol, Ini Buktinya!

 

Sumber: Buku Enam Kunci Sukses Beternak Ayam Kampung

loading...
loading...