Perubahan Selera Masyarakat Sebabkan Buah Lokal Makin Sulit Ditemui?


Pertanianku – Seiring perkembangan zaman dan maraknya buah impor yang lebih banyak diminati masyarakat, membuat keberadaan pohon buah-buahan lokal kian sulit ditemukan. Buah-buahan lokal seperti jamblang, menteng, gandaria, gowok, buni, dan bisbul, dahulu pohonnya sangat mudah ditemukan.

Perubahan Selera Masyarakat Sebabkan Buah Lokal Makin Sulit DitemuiMenurut Doni Ferysandi, seorang pebisnis bibit tanaman buah langka, semakin jarang pohon dan buah lokal di kawasan Jakarta dikarenakan faktor selera konsumen yang kini telah berubah. “Buah-buahan lokal sulit bersaing dengan buah introduksi. Soal rasa, buah lokal jelas kalah dengan buah-buahan sekarang yang lebih menyegarkan. Oleh karena itu, pembibitnya pun sangat sedikit dan hal itu yang membuat buah-buahan lokal semakin langka. Kecuali jamblang yang mungkin bisa bersaing tapi di segmen pasar khusus karena rasanya yang manis dan asam. Kalau yang lain agak susah, selera konsumen telah berubah karena ada rasa buah yang lebih nikmat,” ungkap Doni.

Pohon buah lokal lebih banyak diperuntukan sebagai penghijauan taman kota ketimbang dijual. Melihat fenomena tersebut, Doni mempunyai keinginan melakukan kampanye pelestarian buah lokal dengan cara melakukan penghijauan di sejumlah taman dengan cara menawarkan produknya ke instansi dan dinas terkait.  “Untuk penghijauan, jenis buah yang banyak digunakan yakni bisbul, buni kraton, dan sawo kecik. Biasanya untuk ditanam di jalan-jalan protokol dan kawasan perumahan bukan untuk dijual,” jelas Doni.

Selain rasa buahnya yang kurang menarik, buah-buahan lokal semakin tersingkirkan dan tidak terlepas dari maraknya penebangan pohon di sejumlah lokasi yang merupakan kawasan endemik dari buah-buahan tersebut. “Buah lokal ini kan pohonnya tumbuh liar karena merupakan pohon hutan, sekarang banyak penebangan dan tidak ada yang peduli untuk membibitkannya kembali karena peluang pasarnya yang sedikit, buah-buah itu pun kini hanya menyisakan nama bagi sejumlah tempat di Jakarta seperti menteng dan gandaria yang pohon buahnya sudah tidak ada,” ungkap Doni.

Baca Juga:  Buah Delima Simbol Cinta dan Kesuburan
loading...
loading...