Perusahaan Listrik Negara NTT Menanam 6.500 Aneka Pohon


Pertanianku — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan sosial dengan menanam 6.500 aneka pohon. Pohon-pohon tersebut di antaranya mangrove atau bakau, kelor, dan trembesi bersama pemerintah dan masyarakat di daerah itu.

menanam 6.500 aneka pohon
Foto: Pixabay

Mengutip Republika, Rabu (28/11), Direktur Human Capital Management PT PLN (Persero) Muhamad Ali, mengatakan aksi tanam ribuan pohon ini sebagai bagian dari langkah PLN menjalankan bisnis ketenagalistrikan yang berwawasan lingkungan.

“Program tanam pohon ini konsisten kami lakukan setiap tahun. Ini demi keberlangsungan lingkungan hidup kita di NTT,” katanya.

Muhamad Ali bersama Wakil Gubenur NTT Josef Nae Soy serta Wali Kota Kupang Jefri Riwu Koreh, serta sejumlah pimpinan instansi pemerintah daerah telah menanam anakan mangrove secara simbolis di lokasi ekowisata tersebut. Ia menyebut total jumlah anakan pohon mangrove yang akan ditanam di daerah setempat sebanyak 2.000 pohon.

Selain itu, PLN juga menanam sebanyak 4.000 anakan kelor dan 500 anakan pohon trembesi di Desa Otan, Pulau Semau, Kabupaten Kupang. Untuk tanaman kelor yang sudah ditanam, lanjutnya, terdapat 15 persen di antaranya tidak hidup sehingga akan segera diganti.

“Target kami sampai akhir November ini sebanyak 6.500 pohon sudah tertanam semua,” ujar dia.

Ia meminta agar para petugas PLN di daerah tidak hanya menanam, tetapi juga memastikan kelangsungan hidup anakan pohon tersebut hingga bertumbuh besar. Menurutnya pohon-pohon itu harus terus dipantau.

Ali menambahkan, selain menanam pohon di pesisir, pada area pembangkit listrik juga perlu ditanam pohon-pohon agar petugas bisa bekerja dengan nyaman. “Seperti pembangkit kami yang di Bolok itu kan panas sekali. Saya minta agar ditanam juga pohon-pohon di sana sehingga jadi hijau semua,” pungkasnya.

Baca Juga:  Mentan Amran: Polbangtan Harus Terapkan Standar Pendidikan Internasional