Petani Aceh Ganti Kopi dengan Alpukat Unggul


Pertanianku Ganti kopi dengan alpukat unggul, petani di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah menilai bahwa alpukat potensinya mendukung juga pemasarannya semakin baik.

Ganti kopi dengan alpukat unggul
Foto: Pixabay

Camat Atu Lintang, Erwin Pratama mengatakan, pihaknya juga telah membuat program pengembangan tanaman buah alpukat di atas lahan adat seluas 12 hektare. Lahan tersebut dijadikan sebagai kebun percontohan.

Di beberapa titik wilayah kecamatan ini, kopi dinilai sudah tidak cocok ditanam karena dampak perubahan iklim. Selain itu, karena perubahan kultur tanah yang ikut dipengaruhi oleh dampak penggunaan pupuk kimia pada budidaya tanaman kopi.

“Kita lihat sekarang kopi di sebagian wilayah ini sudah mulai tidak sehat, daunnya pun sudah tidak segar lagi, mulai keriting. Memang tidak semuanya, hanya di beberapa titik wilayah saja. Jadi kita bersama penyuluh pertanian di sini mulai mencoba mengubah apa yang sekarang lebih cocok untuk ditanam oleh petani,” tutur Erwin seperti dikutip Republika, Selasa (27/3).

Tanaman alpukat dinilai memiliki potensi cukup bagus untuk dikembangkan lebih serius dari yang selama ini hanya ditanam para petani sebagai tanaman tumpang sari di antara tanaman kopi.

“Tiga tahun dia sudah mulai berbuah. Satu pohon bisa menghasilkan rata-rata 50 kg sekali panen. Jadi potensinya sangat bagus,” tutur Erwin.

Untuk pemasarannya sendiri, kata Erwin, saat ini sudah banyak agen pengepul yang datang dari Medan, Sumatera Utara, menjalin kerja sama dengan petani di Aceh Tengah.

“Para agen pengepul ini biasanya langsung kontrak per pohon dengan petani. Jadi dalam satu pohon kontraknya rata-rata mencapai Rp2 juta yang hasil panennya sudah menjadi hak si agen pengepul,” kata Erwin.

Dia beserta pihaknya mencoba melirik potensi lain, salah satunya alpukat dan menyarankan petani Aceh agar tidak hanya terpaku pada tanaman kopi saja. Erwin mengatakan, pihaknya akan membantu petani dengan memberikan bibit tanaman alpukat unggulan secara gratis.

Baca Juga:  Kementan Siapkan Langkah Hadapi Kemarau untuk Jaga Produksi Beras

Di Aceh Tengah, budidaya tanaman alpukat masih kalah pamor dengan tanaman kopi Arabika yang lebih diminati petani, karena menjadi komoditas ekspor. Data Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tengah pada 2015 menunjukkan bahwa produksi alpukat di daerah ini masih diangka 2.894 ton per tahun. Karena itu, potensi pengembangan tanaman buah alpukat di Aceh Tengah masih terbuka lebar.

loading...
loading...