Petani Cabai Banyuwangi Raup Laba Ratusan Juta, Begini Caranya!


Pertanianku — Di musim hujan, petani cabai biasanya akan mengalami banyak kerugian karena serangan hama dan penyakit. Namun berbeda dengan petani cabai Banyuwangi yang mampu meraup laba hingga ratusan juta rupiah per hektarenya. Apa rahasianya dan bagaimana caranya?

petani cabai Banyuwangi
Foto: Pixabay

Menurut laman CNN Indonesia, Hal itu diklaim terjadi berkat manajemen waktu tanam yang baik. Imam Badrus, Ketua Kelompok Tani Ketileng Makmur di Sumbergondo, Glenmore, Banyuwangi menyebutkan, petani menuai untung dari peningkatan harga cabai yang kini berkisar Rp60.000 per kilogram.

Padahal, biaya produksi mulai pupuk hingga perawatan per pohon hanya ‎menghabiskan dana Rp5, maka biaya produksi satu hektare lahan cabai rata-rata Rp90 juta.

“Satu hektare lahan di desa ini 18.000 pohon cabai. Beda dengan desa sentra cabai lainnya di Banyuwangi, seperti Wongsorejo, yang mungkin lebih banyak karena jarak antar pohon lebih rapat,” kata Badrus, Minggu (18/3/2018).

Dari sisi volume produksi, satu pohon bisa menghasilkan 5—6 ons cabai. Jika diakumulasi, 18.000 pohon cabai bisa menghasilkan omzet hingga Rp450 juta. Dengan demikian, apabila dipotong biaya produksi, keuntungan petani bisa mencapai Rp360 juta per hektare.

Bersama Dinas Pertanian Banyuwangi, kelompok tani itu mencari celah waktu menanam cabai yang tepat. “Kami atur waktu perkiraan panennya agar dapat harga terbaik. Misalnya yang panen sekarang ini, adalah hasil kami tanam Agustus—Oktober 2017. Alhamdulillah sesuai perkiraan harga sekarang sangat baik. Intinya, petani jangan latah, tapi harus tahu di mana celah waktunya,” ujar Badrus.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta agar manajemen penanaman tersebut terus dijaga. Siklus harga cabai sudah diketahui sehingga ketika menanam bisa diperkirakan masa panen saat harga mahal. “Saya rasa manajemen di kelompok tani sudah bagus,” kata Anas.

Baca Juga:  Begini Tanda-tandanya Jika Tanaman Kekurangan Nutrisi

Anas mengatakan, masa panen di Banyuwangi sudah sepanjang tahun. Sebab, banyak daerah di Banyuwangi merupakan penghasil cabai, terutama Wongsorejo yang merupakan daerah sentra cabai Banyuwangi sekaligus nasional.

“Hanya saja karakteristik tiap daerah berbeda. Di Wongsorejo bisa panen sepanjang tahun, berbeda dengan di sini. Jadi kita harus benar-benar atur,” kata Anas.

loading...
loading...