Petani Miskin Jadi Miliuner Karena Kentang Goreng

Pertanianku — Pernah makan kentang goreng di restoran cepat saji McDonald’s? Jika iya, apakah Anda tahu siapa orang yang pertama kali membuat kentang goreng renyah itu? Dia adalah John Simplot. Ia merupakan salah satu miliuner yang dulunya seorang petani miskin.

kentang goreng
Foto: Pixabay

Simplot kecil tinggal di sebuah rumah kayu berlantai tanah. Ia juga hanya mengenyam pendidikan hingga usianya 14 tahun. Simplot lahir pada 4 Januari 1909 di Dubuque, Iowa. Ia bukan terlahir dari keluarga yang kaya. Saat usia 14 tahun ia pergi dari rumah, karena sang ayah tak mengizinkan dirinya untuk menonton pertandingan sepak bola.

Sebelum ia meninggalkan rumah, sang ibu membekalinya uang sebesar US$20 dan koin emas untuk biaya akomodasi. Uang-uang tersebut digunakannya sebaik mungkin. Simplot juga mulai menggunakan uang tersebut untuk berbisnis, mulai dari membeli dan menjual senapan, babi, kulit binatang hingga makanan. Dari uang bekal ibunya, Simplot berhasil mengantongi keuntungan lebih dari US$7.000.

Ini menjadi modal awal untuk Simplot. Ia menggunakan hasil labanya untuk membeli mesin pertanian, kuda, dan bibit kentang. Kemudian ia juga membeli mesin penyortir kentang untuk mempermudah usahanya.

Dewi Fortuna kembali berpihak padanya. Ia memiliki usaha kentang goreng dan memasok untuk McDonald’s. Hingga kini, resep kentang goreng tersebut masih ada di seluruh outlet McDonald’s di seluruh dunia.

Pada 2007, Simplot sempat menduduki posisi orang terkaya nomor 89 di Amerika Serikat (AS) versi majalah Forbes. Kentang gorenglah yang membawanya menjadi orang terkaya.

Awalnya, Simplot hanyalah petani kentang biasa. Namun saat perang dunia kedua, ia diminta memasok kentang dan sayuran kering untuk konsumsi tentara AS saat perang. Mengutip Nytimes, dari sinilah bisnis Simplot mulai berkembang.

Baca Juga:  Indonesia Bisa Optimalkan Olahan Sawit Jadi Solar dan Avtur

Untuk memudahkan budidaya, Simplot melakukan penambangan fosfat untuk pupuk tanamannya. Kemudian, ia mengirimkan kentang dalam kotak yang terbuat dari kayu yang ia susun sendiri. Sisa kentang yang tidak dikirimkan, ia gunakan untuk pakan ternak. Hal ini menjadikan ia lebih hemat dan efisien dalam pengeluaran.

Kerja samanya dengan McDonald’s dimulai pada 1960. Kala itu, ia langsung bersepakat untuk memproduksi kentang beku hanya untuk McDonald’s. Dalam satu dekade, nama Simplot melesat menjadi pemasok kentang terbesar di bagian barat AS dengan total gudang 33 unit di Oregon dan Idaho.

Selain kentang, Simplot juga melebarkan sayap ke bisnis pupuk, minyak, pakan ternak, benih, sapi potong hingga resort dan ia juga berinvestasi sebesar US$1 juta untuk produsen utama chip memori komputer bernama Micron Technology.

Loading...