Peternak Lele Gulung Tikar Akibat Mahalnya Harga Pakan


Pertanianku – Para peternak ikan lele di Kabupaten Kudus mengeluhkan mahalnya harga pakan lele. Kondisi tersebut makin diperparah sejak setahun lalu. Mahalnya harga pakan ikan ini membuat keuntungan yang diperoleh para peternak menurun.

Peternak Lele Gulung Tikar Akibat Mahalnya Harga Pakan

“Mahal sekali sekarang pakan lele dari pabrik. Keuntungan kita jadi menipis,” ungkap Zainuri, salah satu peternak lele. Kenaikan harga pakan ikan tidak hanya berdampak pada merosotnya pendapatan peternak. Tidak sedikit para peternak yang akhirnya gulung tikar karena tidak mampu membeli harga pakan ikan.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kudus Fajar Nugroho, mengatakan benar adanya keluhan dari para peternak ikan lele per hari harus diberikan makan kisaran dua hingga tiga kali. “Lele itu makannya banyak. Untuk pakan dari pabrik 1 kg dihargai Rp16.000, padahal untuk membesarkan 1 kg lele selama tiga bulan, jelas lebih dari 5 kg,” ujar Fajar.

Melihat kondisi itu, lanjut Fajar, peternak lele menjadi resah karena pakan yang mahal. Menurutnya, mahalnya harga pakan disebabkan belum adanya pengolahan pakan ikan yang diproduksi di Kudus. Sehingga harus didatangkan luar daerah. “Para pengusaha ikan kerap mengeluhkan pakan ke dinas. Sudah sejak awal 2015 lalu. Bukan hanya pengusaha mandiri, tapi juga kelompok binaan dari dinas juga.”

Fajar memberikan salah satu cara untuk mengatasi tingginya harga pakan yakni, petani ikan bisa menggunakan ikan rucah atau ikan-ikan kecil yang tak layak konsumsi. Ikan-ikan kecil ini biasanya ikut terjaring, pada saat nelayan mencari ikan di laut.

Baca Juga:  Ini Daftar 20 Negara yang Paling Ramah Terhadap Vegetarian
loading...
loading...