Polisi Ungkap Pabrik Pupuk Ilegal, Tujuh Pelaku Diamankan


Pertanianku — Aparat kepolisisan mengungkap keberadaan pabrik pupuk ilegal di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak tujuh orang diamankan polisi dari lokasi kejadian.

pabrik pupuk ilegal
Foto: Google Image

Laman Republika menyebutkan, pengungkapkan pabrik pupuk ilegal ini dilakukan Polsek Jampang Tengah dan Satreskrim Polres Sukabumi.

Lokasi pabrik tepatnya berada di Kampung Gunungsireum, Desa Padabeunghar, Jampang Tengah. Kapolsek Jampang Tengah, AKP Samsuri mengatakan, polisi melakukan penggerebekan ke lokasi pabrik pada Senin (12/3/2018).

“Pada saat mendatangi pabrik, mereka baru saja membuat pupuk,” kata Samsuri.

Tujuh orang pelaku yang diamankan, yakni RS (33 tahun), AS (39), Dian (24), SH (29), AK (33), CS (40), dan AN (27). Sementara, barang bukti yang disita oleh aparat di antaranya 161 karung pupuk, mesin pembuat pupuk, dan satu kendaraan jenis truk.

Jenis pupuk yang diproduksi pabrik tersebut adalah Toll Ush oleh CV Multi Guna Gresik Indonesia. Samsuri menuturkan, produksi pupuk ini menurut informasi yang diterimanya dipasarkan ke berbagai daerah di wilayah Sumatera.

Ia mengungkapkan, pihak kepolisian telah mengamankan tujuh orang yang berada di lokasi pabrik dan dibawa ke Mapolres Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Samsuri mengatakan, lokasi pabrik kini telah dipasangi garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan.

Sebelumnya, pada 2017 lalu tim gabungan dari Bareskrim Mabes Polri sempat mengungkap pembuatan pupuk palsu asal Sukabumi di Kampung Lebakjero RT 03 RW 04, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:  Pemerintah Targetkan Lampung Jadi Lumbung Udang Nasional
loading...
loading...