Potensi Besar Budidaya Ikan Patin Hias, Anda Berminat?


Pertanianku – Seorang pria bernama Retno Kintoko menjalankan usaha perikanan dan terbilang cukup sukses menjalankan usahanya tersebut. Bagaimana tidak, pria yang biasa disapa Retno ini mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta. Bisa dikatakan keuntungannya tersebut lebih dari 50%. ikan yang dibudiayakan Retno adalah ikan patin hias dan ia beri label Patin Alam Lestari.

Ia mulai menggeluti usaha budidaya patin hias sejak 2007 lalu. Ide itu bermula ketika ia tertarik akan tawaran temannya yang mengajak bekerja sama membuka usaha budidaya ikan patin hias. Meski awalnya ia menjadikan ikan patin konsumsi sebagai budidaya utama, dua tahun kemudian, Retno menambah ikan patin hias jenis albino sebagai komoditas jualannya.

Modal awal yang dikeluarkan Retno sekitar Rp60 juta. Modal tersebut digunakan untuk membeli tanah seluas 260 m2 senilai Rp 5 juta, akuarium berikut perlengkapannya Rp5 juta, benih patin ukuran 1—2 inci sebanyak 150 ribu ekor seharga Rp1 jutaan, biaya pembuatan kolam tanah dan hatchery (kolam khusus pembibitan yang terbuat dari semen) Rp20 juta, dan sisanya untuk peralatan dan perlengkapan.

Meski memiliki 2 jenis komoditas ikan patin, yakni patin konsumsi dan hias, patin hias malah menjadi andalan Retno. Dua jenis patin hias albino yang dibudidayakan oleh Retno, yaitu albino murni berwarna putih mulus dengan mata merah dan hitam, dan jenis albino yang tidak murni atau disebut dengan depok (sebutan yang sering digunakan petani) yang warnanya keabu-abuan.

Retno menjual benih ikan patin ukuran 1 inci seharga Rp80/ekor, 2 inci Rp150—Rp160/ekor, 3 inci Rp240/ekor, dan 4—5 inci Rp 450—500/ekor. Untuk benih patin albino, harganya bisa 4—5 kali lipat dari harga benih patin biasa tiap incinya. Selain itu, Retno juga menjual patin siap konsumsi seharga Rp17.000—Rp20.000 per kg.

Baca Juga:  Mendag Kritik Masyarakat Indonesia yang Konsumsi Ikan Olahan Impor

Sebagai ajang promosi, Retno mendekati para pedagang ikan dan melakukan perluasan jaringan melalui media internet. Tak heran jika Retno mampu mendulang untung yang cukup menjanjikan. Dalam sebulan, Retno mampu merup omset hingga Rp36 juta dengan keuntungan bersih 53% dari omset, atau sekira Rp19 juta.

Apakah Anda tertarik untuk mengikuti jejak Retno sebagai pengusaha ikan hias dengan omzet puluhan juta rupiah?

loading...
loading...