Potensi Budidaya Nilam Organik

Pertanianku — Hasil rendemen minyak nilam sangat bergantung pada aspek budidaya dan pascapanen. Seperti budidaya nilam secara organik terbukti mampu meningkatkan hasil rendemen menjadi 2,5% yang semula hanya 2%. Proses budidaya yang dapat memengaruhi hasil rendemen adalah pemilihan varietas, intensitas matahari saat penanaman, cara panen, hingga penjemuran. Budidaya nilam organik memanfaatkan pupuk organik.

budidaya nilam
foto: pertanianku

Pupuk organik yang digunakan adalah pupuk kandang sapi. Pemupukan dilakukan sebulan sekali. Pembudidaya dapat memberikan air cucian beras sebagai tambahan nutrisi. Melansir dari Majalah Trubus Edisi Agustus 2022, proses budidaya nilam organik terbukti mampu meningkatkan kualitas panen, terutama dari segi rendemen.

Cara panen juga menjadi faktor yang memengaruhi hasil rendemen. Lazimnya, bagian tanaman yang dipanen adalah daun tua yang mulai menguning dan kering di bagian bawah tanaman. Rumpun yang sudah siap panen tingginya lebih dari 60 cm. Pemilihan bagian panen yang tepat sangat memengaruhi hasil panen karena bagian tersebut mengandung patchouli.

Setelah dipanen, daun dan batang nilam dikeringkan. Namun, pengeringan tidak boleh dilakukan langsung di bawah sinar matahari. Pengeringan harus dilakukan di tempat yang ternaungi. Hasil panen cukup dikeringanginkan saja. Pengeringan yang dilakukan di bawah sinar matahari dapat menyebabkan kandungan patchouli menguap. Proses ini berlangsung selama sepekan.

Kandungan minyak lebih banyak terdapat di daun sehingga bahan baku untuk pembuatan minyak sebaiknya didominasi oleh daun. Perbandingan yang bagus antara daun dan batang adalah 60% dan 40%.

Selanjutnya, proses penyulingan harus dilakukan dengan benar. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dari proses ini, mulai dari kayu bakar yang digunakan, pendinginan, hingga kerapatan penutupan ketel.

Kayu bakar yang digunakan mesti kering agar pemanasan berlangsung optimal. Selanjutnya, pendinginan harus dilakukan dengan cepat agar jumlah minyak yang menguap sedikit.

Baca Juga:  Untung Besar dari Pisang Batu Penghasil Daun Pembungkus

Usaha budidaya nilam sebetulnya tidak sulit, tapi usaha ini tetap memiliki beberapa rintangan. Salah satu rintangan yang menjadi momok bagi petani adalah serangan penyakit budok. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Synchytrium pogostemonis. Serangan tersebut bisa karena petani menggunakan setekan dari pucuk tanaman yang sudah terserang. Penyakit budok bisa menyebabkan tanaman kerdil dan mati.