Probiotik Kefir Bikin Domba Bongsor

Pertanianku — Peternak di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Yusuf Munandar, merasakan khasiat probiotik kefir pada ternak dombanya. Domba-domba yang diternakkan berhasil mengalami kenaikan bobot sebesar 2,5–3 kg per bulan. Sebelum menggunakan probiotik tersebut, pertambahan bobot hanya sebesar 1,5 kg per bulan.

probiotik kefir
foto: Trubus

Penambahan bobot tersebut tidak bisa terjadi secara instan, pertambahan baru terlihat setelah 1–2 bulan pemberian pakan silase dengan starter kefir. Pembuatan silase memang bisa dilakukan tanpa starter probiotik karena pada tanaman sudah terdapat bakteri alami. Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, starter silase mulai digunakan karena dapat menyempurnakan fermentasi dan kandungan nutrisinya menjadi kian optimal.

Kefir merupakan salah satu makanan yang kaya probiotik sehingga bisa dijadikan sebagai starter untuk pakan silase. Kandungan Lactobacillus plantarum yang terdapat di dalam kefir bagus untuk pencernaan ternak. Semakin tinggi tingkat pencernaan ternak, membuat domba semakin lahap mengonsumsi silase.

Manfaat lain dari pemberian kefir adalah dapat menjaga kebersihan kandang karena kotoran yang dihasilkan oleh domba tidak berbau menyengat. Pakan silase dari starter kefir terbilang memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan bobot ternak, pakan awet lebih lama, dan tidak mencemari lingkungan.

Berikut ini langkah-langkah membuat probiotik kefir.

  1. Campurkan 10 liter air, 3 liter kefir, dan 3 liter susu, kemudian aduk hingga rata di dalam wadah drum.
  2. Tutup rapat tong dan biarkan selama satu bulan. Aduk larutan sekali setiap pekan.
  3. Selama fermentasi, cairan akan berkurang 30 persen. Probiotik dikatakan berhasil dibuat ketika cairan berbusa dan berbau seperti tapai/tape.
  4. Larutkan 16 liter probiotik dengan 100 liter air bersih, kemudian aduk hingga rata. Setelah itu, larutan sudah bisa digunakan sebagai starter untuk pakan silase.
  5. Cacah hijauan yang akan digunakan misalnya daun singkong karet dan rumput gajah.
  6. Semprot cacahan hijauan dengan probiotik kefir. Sebanyak 100 kg hijauan disemprotkan 1 liter probiotik yang telah diencerkan.
  7. Simpan cacahan hijauan pada drum berbeda selama 3–7 hari.
  8. Setelah itu, cacahan hijau akan mengalami perubahan warna menjadi cokelat kekuningan dan disebut sebagai silase.
Baca Juga:  Vaksinasi PMK Secara Massal untuk Pengendalian PMK