Produksi Kelapa RI Siap Mendunia


Pertanianku – Pemerintah saat ini tengah menggenjot kembali produksi kelapa untuk kepentingan ekspor. Bahkan, Kementerian Pertanian (Kementan) sedang berupaya membangkitkan lagi komoditas kelapa di Indonesia.

Foto: pexels

Hal ini dilakukan Kementan karena potensi kelapa yang cukup besar bisa diekspor dalam volume besar. Pasalnya, komoditas tersebut masih menjanjikan hingga kini.

Sebagai informasi, kelapa Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga perkebunan setelah minyak sawit dan karet. Dan, dipastikan mampu membawa Indonesia untuk menduduki peringkat ekspor nomor satu di dunia.

Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan, kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan penyumbang devisa.

Berdasarkan data BPS, periode Januari—Agustus 2017 sumbangan devisa dari ekspor kelapa mencapai 899,47 juta dolar Amerika Serikat. Sementara, nilai impor hanya 8,65 juta dolar AS.

“Artinya didapatkan surplus neraca perdagangan kelapa 890,82 juta dolar AS,” kata Suwandi melalui siaran resmi, belum lama ini seperti melansir dari Republika (26/9).

Berdasarkan data International Trade Center (ITC) dalam peta perdagangan (Trademap) dunia 2012 hingga 2016, Indonesia merupakan eksportir kelapa terbesar kedua setelah Filipina dalam bentuk minyak kelapa dan kelapa dikeringkan.

Sementara, untuk kelapa di dalam kulit atau endocarp, Indonesia merupakan eksportir terbesar pertama dunia dengan kontribusi mencapai 59 persen dari total ekspor kelapa wujud tersebut dunia.

Di tahun 2017 ini tepatnya periode Januari hingga Agustus, ekspor kelapa Indonesia didominasi berupa minyak kelapa, wujud kelapa dikeringkan, dan kelapa dalam kulit. Ekspor minyak kelapa mencapai 63 persen dan wujud kelapa dikeringkan dan kelapa dalam kulit 19,87 persen.

“Sementara wujud kelapa yang diimpor Indonesia pada periode yang sama sebagian besar berupa minyak kelapa,” ujar Suwandi.

Baca Juga:  Sintalaras UNM Tanam 2.000 Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Untia

Seperti diketahui, negara tujuan utama ekspor kelapa Indonesia pada 2017 di antaranya ke Amerika Serikat sebesar 19,87 persen dari total ekspor Indonesia. Kemudian disusul Cina dengan 16,10 persen, Belanda 11,75 persen, Thailand 10,16 persen, Malaysia 9,7 persen dan Korea Selatan sebesar 7,26 persen.

Pangsa ekspor keenam negara tersebut mencapai 75 persen dari total ekspor kelapa Indonesia.

“Ini menunjukkan potensi pasar ekspor komoditas kelapa sangat menjanjikan,” tuturnya.

loading...
loading...