Produksi Padi Meningkat, Petani Menikmati Hasil


Pertanianku – Belakangan ini banyak pemberitaan yang menyebutkan bahwa biaya produksi beras di Indonesia paling mahal di Asia Tenggara. Namun, ternyata harga beras di Indonesia bukanlah menjadi yang termahal, jika dibandingkan dengan beberapa negara lain. Hal ini seperti diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Hari Priyono bahwa petani Indonesia kini justru menikmati marjin, mengingat produksi padi meningkat 11 persen pada 2016 lalu.

Rata-rata harga beras di konsumen pada Januari 2017 adalah Rp10.698 per kilogram, lebih rendah -0,98 persen dibanding Januari 2016. “Selanjutnya, berturut-turut Februari 2017 lebih rendah -1,76 persen, Maret -2,39 persen, April -1,37 persen, dan Mei lebih rendah -0,09 persen dibandingkan bulan yang sama pada 2016,” jelas Hari seperti mengutip Republika (17/7).

Ia mengatakan pada 2017, harga gabah ataupun harga beras berada di atas harga pembelian pemerintah (HPP), yaitu Rp3.700 per kg gabah kering panen dan Rp7.300 per kg beras. Rata-rata harga beras Juni 2017 sebesar Rp10.597 per kg. Sejak Januari hingga Juni 2017, harga beras terkendali dan petani masih dapat menikmati marjin, yaitu Rp65,7 triliun dalam setahun.

Hari menyebut berdasarkan data Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) terlihat harga beras medium pada pekan pertama Juli 2017, yaitu IR 64-3 Rp8.200 per kilogram, IR64-2 Rp9.000 per kg, dan IR64-1 Rp10.000 per kg. Stok beras PIBC saat ini tersedia cukup banyak, yakni 39.758 ton.

“Harga beras di Indonesia dibentuk oleh berbagai faktor seperti sistem produksi, logistik, distribusi, tata niaga serta kondisi geografis negara kepulauan di Indonesia,” tambahnya.

Harga beras beberapa negara menunjukkan lebih mahal daripada harga beras rata-rata nasional Indonesia. Berdasarkan data dari Bloomberg dan World Bank pada 24 Juni 2013, harga beras di Jepang Rp48.779 per kg, Korea Selatan Rp35.833 per kg, Singapura Rp27.501 per kg, Taiwan Rp22.488 per kg, Amerika Serikat Rp22.081 per kg, Turki Rp18.181 per kg, Cina Rp11.441 per kg, Thailand Rp11.241 per kg, Malaysia Rp11.241 per kg, Filipina Rp9.133 per kg, dan Vietnam Rp7.126 per kg.

Baca Juga:  Mendag Berikan Sanksi pada Pedagang Beras yang Nakal

“Ini menunjukkan tidak benar bila disebutkan harga beras Indonesia termahal di dunia. Bukankah pencapaian swasembada pangan itu ditujukan untuk ketahanan pangan dan sekaligus untuk mensejahterakan petani,” tutupnya.

loading...
loading...