Produktivitas Kelapa Meningkat Tajam dengan Pupuk Ini

Pertanianku – Garam biasanya digunakan sebagai bahan masakan untuk menghasilkan rasa. Makanan yang dimasak tanpa menggunakan garam akan terasa hambar. Namun, kini garam tak hanya dapat digunakan sebagai penyedap rasa saja. Kira-kira, apa kegunaan garam lainnya ya?

Foto: pixabay

Sebagian petani telah menerapkan garam untuk dijadikan bahan alternatif sebagai pupuk. Ketika tanaman sulit sekali berbunga dan menghasilkan buah yang bagus, petani mencoba menggunakan garam untuk dijadikan pupuk agar tanaman tersebut bisa menghasilkan buah.

Sebagai orang menganggap hal ini adalah hal yang sepele. Namun, untuk petani yang telah mencoba cara ini tentu akan terbantukan di tengah harga pupuk yang semakin hari kian melejit dan proses untuk mengganti pupuk dengan bahan lain harus cepat diatasi untuk meningkatkan produktivitas buah.

Loading...

Menurut penelitian dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember yang diterbitkan di Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao pada 2015 lalu, diungkapkan bahwa garam tersebut bisa menggantikan pupuk KCL dengan jumlah dan dosis tertentu.

Adapun unsur Na dan K secara bersamaan memiliki peran yang saling bersamaan dalam mempertahankan turgor tanaman. Sementara, aktivitas juga berperan sebagai enzim dan juga berperan sebagai pembelahan sel bersaman dengan Ca dan Mg.

Oleh sebab itu, subsitusi hara K dan Na yang bersumber dari garam dapat menjadi cara baru yang sangat mungkin dilakukan. Apalagi unsur K menempati urutan pertama dalam jumlah yang diserap tanaman.

Seperti halnya di Thailand, garam sudah jadi bahan organik yang dimanfaatkan sebagai pupuk untuk meningkatkan produktivitas buah kelapa. Pada kondisi kelapa yang berumur beberapa bulan setelah tanam, mula-mula dibuatkanlah tempat khusus, yaitu lubang dengan kedalaman lebih kurang 5—10 cm. Selanjutnya, lubang tersebut ditutup dengan ember yang memiliki tutup di atas atau sejenisnyanya, kemudian garam dimasukkan ke dalamnya. Jarak antara lubang tersebut dan garam sekitar 50—60 cm.

Baca Juga:  Gedebog Pisang, Limbah di Indonesia Berharga Mahal di Amerika

Fungsi pembuatan tempat ini adalah supaya garam tidak hanyut oleh adanya air hujan yang bisa terjadi setiap saat. Peletakan garam tidak terlalu dalam bertujuan agar tidak bersentuhan langsung dengan akar tanaman yang terluka akibat pengalian tersebut sehingga akan mengalami pembusukan. Oleh karena itu, sebaiknya pembuatan lubang tidak terlalu dalam agar tidak terkena akar pada tanaman kelapa.

Loading...
Loading...