Program Kompak Berhasil Meningkatkan Populasi Penyu

Pertanianku — Program Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (Kompak) yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang berhasil meningkatkan populasi penyu di Ampiang Parak, Sumatera Barat. Upaya tersebut membuahkan hasil yang memuaskan karena terdapat kenaikan jumlah pendaratan telur penyu dari 319 butir di 2016 menjadi 1.790 butir pada 2020.

populasi penyu
foto: ilustrasi Trubus

Tak hanya berhasil membuat populasi penyu meningkat, program Kompak juga membuat sektor wisata di kawasan tersebut meningkat. Rata-rata jumlah pengunjung yang datang tiap bulannya adalah 1.000–1.500 orang. Jumlah tersebut meningkat saat memasuki musim puncak liburan, jumlah pengunjungnya bisa mencapai 50.000 orang/bulan.

“Melalui stimulan yang diberikan lewat program Kompak, pendapatan kelompok meningkat dari Rp6.200.000 pada 2016 menjadi Rp211.920.000 di tahun 2019. Sedangkan di sisi sosial, program ini mampu mengubah perilaku masyarakat dari hunter (pemburu) telur penyu menjadi penjaga (ranger),” tutur Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, seperti dilansir dari laman kkp.go.id.

Program Kompak menggerakkan masyarakat untuk melestarikan pesisir dan laut serta berhasil mengubah perilaku sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat lokal secara berkelanjutan. Kompak digulirkan untuk mendukung program prioritas nasional ke-6, yakni membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, dan perubahan iklim, sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kompak menjadi salah satu wujud keberhasilan konservasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan berkelanjutan yang dapat memberikan dampak positif pada ekonomi dan sosial.

Kompak merupakan kelompok yang didirikan berdasarkan inisiatif langsung dari masyarakat. Bentuk-bentuk konservasi yang dilakukan antara lain perlindungan, pelestarian, pengawasan, dan pemanfaatan pada kawasan konservasi ataupun pada jenis ikan yang langka dan dilindungi. Untuk Kompak di Ampiang Parak, program konservasi fokus untuk menyelamatkan penyu yang populasinya terancam punah. Kelompok masyarakat ini berperan sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan program konservasi.

Baca Juga:  Pemerintah Optimis Mampu Sediakan Benih Anggur Bermutu

Program Kompak yang berkembang di Ampiang Parak sangat memungkinkan untuk diaplikasikan di tempat lain dengan karakteristik yang sama.