Prosedur Sortasi Benih Lele yang Benar

Pertanianku — Benih yang berhasil dipelihara oleh pembenih harus disortasi terlebih dahulu sebelum akhirnya dijual. Sortasi benih lele bertujuan mendapatkan benih yang seragam sehingga meminimalisir munculnya sifat kanibalisme antarbenih. Kegiatan ini sangat penting karena benih yang seragam cenderung lebih disukai oleh konsumen.

sortasi benih lele
foto : Pertanianku

Pada kegiatan sortasi, ukuran benih ikan lele dibagi menjadi tiga kelompok, di antaranya benih berukuran 2—3 cm, 3—4 cm, dan 5—6 cm. Proses penyortiran bisa dilakukan dengan peralatan sederhana seperti serokan halus, ember, dan baskom sortasi.

Lubang pada baskom disesuaikan dengan ukuran benih yang ingin didapatkan, yaitu berdiameter 2—3 cm, 3—4 cm, atau 4—6 cm. Meski terlihat mudah, ternyata proses sortasi benih lele tidak bisa dilakukan sembarangan karena bisa menyebabkan benih stres, bahkan mati.

Sortasi harus dilakukan pada waktu yang tepat, yaitu sore sampai malam hari. Jika proses sortasi belum usai, bisa dilanjutkan di pagi hari sebelum pukul 10:00, sebelum matahari terlalu terik.

Sebelum proses sortasi dilakukan, Anda harus memastikan seluruh peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia termasuk dua kolam baru yang akan digunakan sebagai wadah penampung.

Sortasi pertama benih ikan lele sudah bisa dilakukan saat benih berumur 15—20 hari. Sortasi selanjutnya bisa dilakukan setelah 10 hari kemudian. Jika lewat dari 10 hari, dikhawatirkan benih akan susut dalam jumlah banyak.

Benih yang akan disortasi harus dalam keadaan perut kosong. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah benih mabuk atau mati setelah disortasi. Benih yang sudah disortasi tidak boleh langsung dikasih pakan. Jika sortasi dilakukan pagi hari, benih baru bisa diberikan pakan di sore harinya.

Untuk mengetahui jumlah benih yang sudah disortasi, Anda bisa menggunakan sistem takar. Gunakan wadah mangkok, lalu isi benih sebanyak tiga kali. Setiap pengisian, benih yang mampu masuk ke wadah tersebut harus dihitung. Jika hasil perhitungannya berbeda-beda, jumlah yang bisa diambil merupakan jumlah rata-rata. Setelah itu, takar seluruh benih yang ada di dalam wadah.

Baca Juga:  Ciri-ciri Ikan Gurami Kekurangan Nutrisi

loading...