Proses Pembuatan Pupuk Organik Kotoran Sapi

Pertanianku — Saat ini kotoran sapi sudah dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman, bukan lagi sekadar limbah yang tidak ternilai. Kotoran harus difermentasikan terlebih dahulu agar bisa digunakan sebagai pupuk. Pembuatan pupuk organik kotoran sapi terbilang cukup mudah, tetapi memerlukan ketekunan karena proses fermentasi berlangsung dalam kurun waktu cukup lama.

pupuk ogranik kotoran sapi
foto: Pertanianku

Ada banyak cara untuk membuat pupuk organik kotoran sapi. Salah satunya adalah teknik bumbung, yaitu proses pembuatan pupuk organik tanpa melakukan pembalikan.

Metode ini dilakukan dengan proses aerasi yang masuk melalui celah-celah bumbung. Bumbung merupakan saluran yang terbuat dari bambu atau paralon yang sudah diberi lubang di setiap sisi-sisinya. Bumbung tersebut dipasangkan pada tumpukan bahan yang akan dikomposkan.

Bahan organik yang dikomposkan melalui teknik bumbung tidak perlu dibalik seperti teknik pengomposan pada umumnya. Pembalikan bahan bertujuan menjaga sirkulasi udara di dalam bahan-bahan pengomposan agar proses fermentasi berjalan lancar. Pembalikan dilakukan secara berkala. Dengan begitu, udara bisa masuk ke bahan kompos melalui bumbung.

Simak ulasan berikut ini tentang bahan serta cara pembuatan pupuk organik kotoran sapi dengan teknik bumbung.

Alat dan bahan:

  • Kotoran sapi
  • Jerami
  • Paralon atau bambu berdiameter 2—3 inci
  • Aktivator (EM4 atau stradec)
  • Molases
  • Terpal atau plastik

Cara pembuatan:

  1. Buatlah lubang pada paralon atau bambu dengan pola zigzag dan jarak antarlubang sekitar 15 cm.
  2. Siapkan bahan-bahan kompos di tempat pembuatan kompos.
  3. Campurkan EM-4 dengan molases dan air.
  4. Kumpulkan kotoran ternak dengan hamparan. Lapisan kotoran ternak pertama dibuat setebal 15 cm, tambahkan lapisan kedua dari jerami yang secukupnya. Tumpuk lapisan tersebut hingga ketinggian yang diinginkan, minimal 120 cm agar fermentasi berjalan lebih optimal.
  5. Saat penumpukan bahan-bahan, bumbung sekaligus dipasang secara vertik
  6. Setiap lapisan disiram dengan campuran EM-4 dengan molases.
  7. Setelah seluruh lapisan selesai, tutup semua bahan dengan terpal.
Baca Juga:  Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kambing

loading...