Proses Pemijahan Belut yang Unik, Pembuahan Telur di Gelembung udara

Pertanianku — Proses pemijahan belut bisa dibilang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan komoditas perikanan lainnya. Di alam bebas, belut memasuki masa pemijahan saat awal hingga pertengahan muism hujan. Pada saat itu, curah hujan sedang tinggi sehingga menyebabkan cadangan air berlimpah.

pemijahan belut
foto: pertanianku

Saat kondisi air sedang berlimpah, belut akan merasa bahwa anak-anak yang dikeluarkan bisa aman dari kekeringan dan nutrisi berupa plankton-plankton.

Pemijahan diawali dengan pembuatan sarang pemijahan yang dilakukan oleh belut jantan. Sarang tersebut cukup khas dan berbeda dengan sarang belut pada umumnya. Biasanya, sarang belut hanya terdiri atas satu pintu yang digunakan untuk menunggu mangsa. Namun, sarang pemijahan dibuat dengan dua lubang, satu lubang kepala dan satunya lagi lubang di bagian ekor.

Loading...

Dua lubang tersebut berguna untuk memudahkan belut meletakkan telur-telurnya dan kemudian keluar dari lubang lainnya tanpa mengganggu telur-telur tersebut.

Setelah lubang pemijahan sudah selesai dibuat, belut jantan akan menunggu selama beberapa hari. Jika belut jantan sudah merasa aman dari gangguan, belut jantan akan mengeluarkan gelembung-gelembung pemijahan di atas lubang kepala. Gelembung tersebut berfungsi sebagai daya tarik untuk belut betina yang sudah mengalami kematangan gonad.

Belut betina yang sudah mengalami kematangan gonad akan menempatkan telur-telurnya di bawah gelembung-gelembung pemijahan. Belut jantan yang sudah mengetahui adanya belut betina yang menempelkan telur-telurnya akan membuahi telur tersebut. Setelah itu, belut jantan akan mengisap seluruh telur-telur yang sudah dibuahi olehnya bersamaan dengan gelembung-gelembung pemijahan.

Telur tersebut akan diletakkan pada lubang pemijahan. Setelah belut jantan merasa aman terhadap telur-telurnya, belut jantan akan keluar dari sarang agar tidak mengganggu telur-telur tersebut.

Jika gelembung sudah menghilang dan belut jantan sudah keluar dari lubang pemijahan, hal tersebut menandakan proses pemijahan sudah terjadi.

Baca Juga:  Cara Memberikan Pakan Lele Berdasarkan Jenis Pakannya

Lalu, apa yang terjadi terhadap belut betina yang baru saja melepaskan telur-telurnya di gelembung yang dibuat oleh belut jantan? Belut betina akan merasa sangat lapar dan membutuhkan energi yang sangat besar untuk mengembalikan staminanya. Dalam kondisi tersebut, belut betina akan terlihat sangat agresif.

Fakta unik lainnya, setelah belut betina mengeluarkan telur, belut betina bisa mengalami perubahan kelamin menjadi jantan. Jika hal tersebut terjadi, belut akan terlihat sangat agresif dan akan membahayakan anak-anak belut.

Loading...
Loading...