Proses Penyerbukan Vanili Agar Berbuah Lebat


Peranianku — Vanili merupakan salah satu tanaman dari keluarga Orchidaceae yang merupakan tanaman tahunan merambat. Tanaman vanili mulai berbunga pada umur 1,5 hingga 2 tahun. Bunga ini tidak dapat menyerbuk sendiri meskipun benang sari dan putiknya berada dalam satu bunga. Penyerbukan vanili perlu dibantu oleh serangga penyerbuk atau manusia.

Penyerbukan vanili
Foto: Dok. Pertanianku7

Ini karena kepala putik pada bunga ini tertutup oleh lidah bunga (labellum) yang menghalangi terjadinya penyerbukan secara alami.

Bunga vanili yang siap untuk dilakukan penyerbukan ditandai dengan sudah mekarnya bagian kelopak dan mahkota bunga. Selain itu, juga terdapat perubahan warna pada bagian kelopak bunga, dari yang semula berwarna hijau menjadi kuning keputihan atau hijau muda.

Berikut ini merupakan cara yang paling mudah untuk melakukan penyerbukan pada bunga vanili.

  • Siapkan potongan bambu/lidi dengan ukuran 11cm. Bambu atau lidi tersebut digunakan untuk membantu proses penyerbukan bunga vanili.
  • Bunga vanili yang sudah mekar, dipegang dengan tangan kiri dengan posisi dua mahkota dan daun kelopok yang paling belakang terletak diantara jari tengah dan jari telunjuk.
  • Tangan kanan memegang potongan bambu/lidi yang selanjutnya digunakan untuk membuka atau merobek bibir bunga yang menutup kepala sari hingga tangkai putik kelihatan, kemudian tutupnya diangkat hingga kepala benang sari turut terangkat.
  • Dengan ujung bambu/lidi, tepung sari diambil dan diletakkan di atas kepala putik dengan ditekan sedikit, atau dapat pula dengan menekan kepala benang sari ke arah kepala putik sehingga serbuk sari keluar dan menempel pada kepala putik.
  • Apabila penyerbukan tersebut berhasil, 2—3 hari kemudian akan terlihat kelopak bunga yang berguguran.
  • Perlu diketahui bahwa bunga vanili membuka pada malam hari, yaitu mulai pukul 00.00 yang berlangsung selama 12 jam. Karena itu, penyerbukan sebaiknya dilakukan pada pagi hari, yaitu antara pukul 06.00—09.00 WIB.
  • Sementara itu, cuaca yang baik untuk penyerbukan adalah pada kondisi cuaca yang kering dan tidak banyak angin. Saat musim hujan sebaiknya penyerbukan dilakukan dengan lebih hati-hati, sambil diberi pelindung. Dengan demikian, buah yang dihasilkan pun akan lebih berkualitas.
  • Selanjutnya, beberapa minggu setelah penyerbukan, semua tandan harus diseleksi dengan melakukan penjarangan terhadap buah yang terbentuk. Untuk mendapatkan buah yang lurus dan panjang, sebaiknya hanya dipertahankan 6—12 buah setiap tandannya.
Baca Juga:  Kesepakatan Pembangunan Tempat Relokasi PKL di Perkebunan Teh