Pupuk Kompos, Ini Dia Kekurangan dan Kelebihannya!


PertaniankuPupuk kompos merupakan pupuk yang terbuat dari limbah rumahan yang difermentasi supaya bisa dimanfaatkan oleh petani sebagai pupuk tanamannya. Pupuk kompos termasuk pupuk organik, karena bahan-bahan pembentuk pupuk ini berasal dari bahan organik.

Pupuk kompos
Foto: Google Image

Selain pupuk organik, ada jenis pupuk lain, yaitu pupuk anorganik atau pupuk kimia. Akan tetapi, penggunaan pupuk organik lebih disukai para petani. Hal itu karena penggunaan pupuk kimia yang terlalu banyak dapat membuat kualitas kesuburan tanah menurun.

Kekurangan

Pupuk kompos ramah lingkungan, maka lahan yang dipupuk dengan kompos akan memiliki tingkat kesuburan yang tetap terjaga. Namun, di balik kelebihan yang dimiliki pupuk kompos atau pupuk organik ternyata ada juga beberapa kekurangannya. Nah, berikut ini akan dibahas beberapa kekurangan pupuk kompos dibanding pupuk kimia.

Unsur hara yang dimiliki pupuk kompos hanya sedikit. Dengan begitu, dalam memenuhi kebutuhan hara pada tanaman, dibutuhkan jumlah pupuk yang relatif banyak dibandingkan penggunaan pupuk kimia.

Berkaitan dengan penggunaan pupuk dalam jumlah banyak, maka biaya operasional untuk pengangkutan semakin banyak pula. Maka, anggaran biaya operasional lebih banyak dibanding menggunakan pupuk organik.

Pada lahan yang sebelumnya sering menggunakan pupuk kimia, maka dibutuhkan pupuk kompos yang lebih banyak dibandingkan dengan takaran rata-rata. Sebab, tanah yang yang sudah berkurang kesuburannya akan membutuhkan pupuk kompos lebih banyak agar tanaman tumbuh dengan baik. Hal ini tentu akan menambah biaya bagi petani.

Kelebihan

Adapun kelebihan lainnya dari penggunaan pupuk kompos dibandingkan dengan pupuk kimia sebagai berikut. Pupuk kompos memiliki kandungan asam-asam organik yang tidak dimiliki oleh pupuk anorganik. Kandungan asam-asam organik ini sangat berguna bagi tanaman, mikroorganisme, ataupun untuk lingkungan di sekitarnya. Asam-asam organik ini terdiri atas asam humic, asam fulfic, hormone, dan enzim.

Baca Juga:  Tips Membuat Perangkap Lalat Buah dari Botol Bekas

Pupuk kompos mengandung makro dan mikroorganisme yang sangat berguna untuk tanah. Kedua jenis organisme tanah tersebut akan membantu memperbaiki sifat fisik dan biologis tanah. Selain itu, pupuk kompos juga memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan menjaga struktur tanah.