Pupuk yang Bagus untuk Bunga Krisan di Pot

Pertanianku — Bunga krisan tidak hanya bagus dijadikan bunga potong, bunga cantik ini juga cocok untuk tanaman hias yang dipelihara di pot. Saat ini bunga krisan pot menjadi salah satu pilihan yang digemari oleh pehobi tanaman hias karena tampilannya yang sangat cantik. Mulai dari variasi warna hingga bentuknya. Selain itu, harga tanaman hias ini terbilang terjangkau dan cara perawatannya tidak begitu sulit.

bunga krisan pot
foto: pixabay

Bunga krisan pot dapat digunakan sebagai pajangan di lobi hotel, restoran, kantor, atau di dalam rumah. Bunga juga dapat dibudidayakan di dalam rumah plastik agar terlindung dari embusan angin kencang, intensitas cahaya matahari yang terlalu tinggi, dan terpaan air hujan.

Penggunaan bunga krisan pot memang terbilang cukup baru. Umumnya, bunga krisan dibudidayakan secara langsung di lahan atau digunakan sebagai bunga potong.

Selama masa pemeliharaan, bunga krisan pot perlu diberikan pemupukan agar kebutuhan unsur hara tanaman terpenuhi. Tanaman yang tidak diberikan pemupukan akan tumbuh merana karena tidak ada pasokan unsur hara untuk berkembang. Sumber unsur hara tersebut bisa dipenuhi dari pupuk organik ataupun pupuk anogranik.

Pupuk anorganik yang biasa digunakan oleh petani tanaman hias adalah pupuk NPK dan KNO3. Pupuk NPK telah mengandung unsur hara yang cukup lengkap, mulai dari nitrogen, fosfor, dan kalium. Biasanya, NPK yang digunakan merupakan NPK berimbang seperti 16:16:16. Anda bisa menjumpai pupuk tersebut di toko-toko pertanian terdekat. Pupuk NPK dianggap lebih praktis dengan harga yang lebih terjangkau.

Sementara itu, pupuk KNO3 lebih jarang digunakan karena harganya relatif lebih mahal dibanding pupuk NPK. Di dalam pupuk KNO3 terkandung unsur N sebanyak 14 persen dan K sebanyak 39 persen. Kandungan kalium di dalam pupuk KNO3 terbilang lebih tinggi dibanding pupuk NPK.

Baca Juga:  Pestisida Nabati Jadi Solusi Budidaya Hortikultura

Kandungan nitrogen di dalam pupuk KNO3 memang terbilang lebih kecil dibanding pupuk NPK. Unsur NO3 atau biasa disebut nitrat merupakan bentuk N mineral yang mudah tercuci dan bersifat labil. Namun, nitrat tersebut lebih mudah diserap oleh akar tanaman.