Pupuk yang Tepat untuk Tanaman Anggur

Pertanianku — Anggur termasuk tanaman buah yang sering ditanam di pekarangan karena bentuknya yang unik dan buahnya yang lezat. Tanaman anggur yang ditanam di pekarangan sering berfungsi sebagai pergola karena memiliki sulur dan merupakan tanaman merambat sehingga membutuhkan para-para. Selama masa perawatan, Anda harus memberikan pupuk tanaman anggur secara rutin dan teratur agar tanaman tumbuh subur.

pupuk tanaman anggur
foto: Pertanianku

Pemupukan untuk tanaman anggur dapat menggunakan jenis pupuk organik dan pupuk anorganik. Pupuk organik diberikan pertama kali sebagai pupuk dasar pada saat pengolahan tanah atau media tanam. Pupuk organik yang digunakan adalah pupuk kandang yang telah matang sebangak 10—20 kg.

Pastikan pupuk kandang yang Anda gunakan sudah matang. Hal ini karena pupuk kandang yang belum matang dapat membahayakan tanaman. Pupuk kandang yang sudah matang tidak mengeluarkan aroma yang kurang sedap, berwarna cokelat kehitaman, dan gembur.

Setiap enam bulan sekali sebelum memasuki masa berbunga, tanaman perlu diberikan pupuk kandang susulan sebanyak 4—8 kg, pupuk urea 60 gram, TSP 15 gram, dan KCL 10 gram.

Setelah tanaman sudah berbunga, dosis pemupukan yang dibutuhkan oleh tanaman anggur berubah menjadi lebih banyak. Setiap enam bulan sekali setelah tanaman berbunga butuh diberikan pupuk 80 gram urea, 90 gram TSP, dan 70 gram KCL. Selain itu, tanaman yang sudah berbunga perlu diberikan pupuk kandang sebanyak 8—10 kg setiap tahunnya.

Pupuk tersebut harus diberikan secara rutin untuk memenuhi seluruh kebutuhan unsur hara tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh subur menghasilkan buah yang manis. Buah anggur sudah bisa dipanen setelah berumur 110—120 hari setelah bunga mekar, terutama untuk tanaman anggur yang ditanam di pot.

Baca Juga:  Faktor-faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Proses Pembuatan Kompos

Pastikan Anda menggunakan varietas benih anggur yang memang dapat menghasilkan buah manis apabila mengharapkan buah anggur manis. Pasalnya, ada beberapa jenis anggur yang tidak dapat menghasilkan buah anggur bercita rasa manis.

Buah pertama yang muncul biasanya masih kurang bagus dan rasanya masih masam. Biasanya buah tersebut tidak dikonsumsi. Buah hasil pembuahan kesekian yang baru enak untuk dikonsumsi.