Ragam Manfaat Alginat pada Industri Pangan dan Nonpangan

Pertanianku — Jika Anda penggemar es krim dan yogurt, besar kemungkinan makanan tersebut menggunakan alginat untuk mendapatkan tesktur yang lembut dan kental. Alginat merupakan salah satu hasil ekstrasi rumput laut cokelat yang paling sering digunakan karena manfaat alginat bisa digunakan pada industri pangan dan nonpangan.

manfaat alginat
foto: pixabay

Pemanfaatan alginat pada bidang pangan sering digunakan sebagai penstabil emulsi pada es krim, pensuspensi pada susu cokelat, pengatur kekentalan pada yogurt, dan lain-lain. Sementara, pada bidang nonpangan, hasil ekstrasi ini sering digunakan sebagai pengental pasta pancapan tekstil, pengatur keseragaman dan kehalusan kertas, pengontrol penetrasi dan stabilitas lem yang terbuat dari pati atau lateks, serta pengatur pelepasan lambat bahan kimia pada pupuk dan obat-obatan.

Penggunaan yang sangat luas membuat hasil ekstrasi rumput laut cokelat ini sangat berpotensi dikembangkan dalam skala besar. Mengingat, garis pantai Indonesia terpanjang kedua di dunia dan Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor rumput laut terbesar di dunia.

Loading...

Sebagian besar kebutuhan alginat di Indonesia masih dipenuhi dari impor yang didatangkan dari Cina, Jepang, India, dan Jerman. Untuk menghasilkan alginat, memang dibutuhkan teknologi untuk mengolahnya sehingga Indonesia masih butuh impor komoditas ini. Namun, saat ini Indonesia sedang mengupayakan pemanfaatan rumput laut cokelat dan mulai mengembangkan industri pengolahan ekstrasi rumput laut.

Dalam bidang industri, alginat lebih dikenal dalam bentuk asam alginat atau Na-alginat. Asam alginat merupakan getah yang terdapat di dalam membran sel, sedangan Na-alginat merupakan bentuk garam dari asam alginat.

Alga atau rumput laut penghasil alginat dapat ditemui dengan mudah di wilayah pesisir. Umumnya, alga tersebut tumbuh secara liar dan masih belum dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat karena keterbatasan alat serta informasi. Sampai saat ini pemanfaatan alga tersebut masih hanya sebatas untuk pupuk atau bahkan dibakar karena mengganggu kondisi sekitar pantai.

Baca Juga:  Kementan Lakukan Strategi Optimalisasi Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Rumput laut cokelat memiliki pigmen santofil yang memberikan warna cokelat pada alga dan menghasilkan algin atau alginat dan beberapa kandungan lainnya. Kandungan alginat pada setiap jenis alga berbeda-beda, bergantung pada musim, tempat tumbuh, umur panen, dan jenis alga yang digunakan.

 

Loading...
Loading...