Ragam Media Tanam Hidroponik yang Mudah Didapatkan

Pertanianku — Dalam sistem hidroponik, Anda akan membutuhkan media tanam karena tidak menggunakan tanah. Media tanam hidroponik memiliki banyak jenis dan sangat mudah untuk ditemukan di sekitar pekarangan yang dapat menjadi pilihan Anda.

media tanam
foto: pixabay

Arang sekam

Media yang paling sering digunakan untuk hidroponik ini didapatkan dari sekam padi yang dibakar. Kelebihan dari arang sekam adalah mudah untuk disterilkan dan memiliki daya tahan yang lama. Arang sekam tidak mudah terdekomposisi, daya serap terhadap air sedikit, tetapi aerasi udara sangat baik.

Loading...

Biasanya, arang sekam akan dicampur oleh media lain untuk digunakan sebagai media tanam dengan takaran 75 persen arang sekam dan 25 persen media lain. Sebab, jika arang sekam dipakai sepenuhnya akan mengurangi kemampuan tanaman menyerap air.

Cocopeat atau serbuk sabut kelapa

Cocopeat dibuat dari kubus kecil, kubus besar, lempengan batang, ataupun serbuk. Namun, pada umumnya cocopeat terbuat dari kubus kecil. Cocopeat merupakan media tanam yang mampu menyerap air dalam jumlah banyak.

Media ini dipilih untuk menumbuhkan tanaman di tempat kering dan bersuhu tinggi. Namun, sabuk kelapa ini mudah lapuk.

Kerikil atau batu split

Susunan dari batuan kecil yang memiliki ukuran diameter yang beragam mampu memberikan pori-pori mikro yang lebih banyak jika dibandingkan dengan pasir. Penggunaan media ini dapat membantu peredaran larutan unsur hara dan udara, serta tidak akan menekan pertumbuhan akar. Namun, bebatuan kecil ini memiliki kemampuan yang rendah dalam mengikat air sehingga mudah kering jika tidak dilakukan penyiraman secara rutin.

Pasir

Media ini sangat mudah meneruskan air ke akar sehinggga akar mudah mendapatkan nutrisi. Pasir dapat menunda kematian pada tanaman jika dibandingkan dengan kerikil. Pasir cocok digunakan untuk hidroponik dengan sistem terbuka (run to waste).

Baca Juga:  Menghitung Keuntungan Budidaya Sayuran dengan Teknik Vertikultur

Pecahan genting atau batu bata

Media pecahan genting berfungsi melekatkan akar. Pecahan genting atau batu bata yang akan digunakan dihancurkan dulu hingga menadi ukuran kecil-kecil sekitar 2—3 cm. Semakin kecil ukuran pecahan, akan semakin baik pula daya serap air, sirkulasi udara, dan tingkat kelembapan.

Loading...
Loading...