Rahasia di Balik Umbi Bawang Merah


Pertanianku – Umbi bawang merah memiliki berbagai kandungan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa bawang merah mengandung kuersetin dalam kadar yang cukup tinggi. Kuersetin termasuk salah satu senyawa jenis flavonoid, tergolong kelompok polifenol yang kandungannya terdapat dalam berbagai tumbuhan. Polifenol, termasuk salah satu dari kelompok terbesar fitonutrien dalam makanan. Kelompok ini mencakup semua flavonoid, termasuk tanin. Total kandungan polifenol dalam bawang merah tidak hanya melebihi kandungan polifenol yang terdapat dalam jenis bawangbawangan lainnya. Bahkan, kandungan polifenol dalam bawang merah melebihi kandungan polifenol dalam wortel dan tomat.

Rahasia di Balik Umbi Bawang Merah

Para ahli kesehatan pun mengakui khasiat bawang merah dalam mengobati penyakit asma kronis, alergi, bronkitis, maupun batuk biasa. Khasiat-khasiat tersebut diduga akibat adanya kandungan senyawa sulfur dan kuersetin dalam minyak esensial. Ini merupakan antioksidan yang sangat efektif membantu menetralisir radikal bebas dalam tubuh manusia. Selain itu, bawang merah juga mengandung sejumlah senyawa bermanfaat lainnya, di antaranya flavonglikosida, floroglusin, dihidroaliin, sikloaliin, metialiin, kaemferol, saponin, dan minyak asiri.

Flavonoid merupakan senyawa yang terkonsentrasi pada bagian luar (kulit). Oleh karena itu, sebaiknya jangan melepaskan kulit bawang merah atau tidak mengulitinya terlalu dalam agar khasiatnya optimal. Hilangnya kulit bawang merah akan mengakibatkan hilangnya flavonoid yang terkandung di dalamnya. Bahkan, sebagian ahli beranggapan bahwa sedikit saja bagian kulit bawang merah terbuang, sekitar 20% kuersetin dan hampir 75% antosianin juga ikut menghilang.

Sumber: Buku Umbi Ajaib

Baca Juga:  Praktis! Masak Sayur dengan Microwave
loading...
loading...