Ramuan Herbal untuk Mengatasi Sesak Napas

Pertanianku — Saat sesak napas tiba, Anda bisa mengatasinya dengan ramuan herbal sebagai salah satu alternatif pengobatan alami. Ada beberapa ramuan herbal yang mudah dibuat karena bahan-bahannya mudah didapatkan. Ada juga beberapa yang cukup sulit dibuat karena bahannya tidak selalu ada. Berikut ini beberapa ramuan herbal yang dapat Anda manfaatkan untuk mengatasi sesak napas.

sesak napas
Foto: Pixabay

Bunga kenanga

Gunakan ½ genggam bunga kenanga, 1,5 sendok makan gula putih dan 1 gelas air. Rebus bunga kenanga dengan 1 gelas air hingga airnya tersisa ½ gelas. Diamkan air rebusan hingga suhunya dingin, kemudian saring. Air rebusan bunga kenanga dapat Anda minum secara rutin pada pagi dan sore hari.

Jeruk nipis

Siapkan 1 buah jeruk nipis, 2 butir bawang merah, 1 potong gula batu, dan 1 sendok teh kopi. Pertama-tama, peras jeruk nipis, lalu parut bawang. Campurkan air jeruk nipis, parutan bawang merah, kopi, dan gula batu. Seduh ramuan dengan air panas dan saring. Air seduhan bisa diminum.

Kapulaga

Gunakan 5 butir buah kapulaga dan 3 gelas air. Rebus buah kapulaga dengan air tersebut hingga mendidih. Setelah mendidih, matikan api dan diamkan agar suhunya menurun. Saat sudah dingin, Anda dapat memakan buah kapulaga untuk mengatasi sesak napas.

Akar kemukus

Anda perlu menyiapkan 4–5 gram akar kemukus dan 14–15 gram rimpang jahe. Kedua bahan tersebut dilumatkan hingga halus. Selanjutnya, gunakan ramuan untuk dibalurkan ke badan dan diamkan selama seharian.

Kayu manis

Anda bisa menggunakan 1–2 gram kulit batang kayu manis dan 1 gelas air bersih. Rebus kulit batang kayu manis hingga mendidih. Air rebusan kayu manis dapat diminum 3 kali sehari, masing-masing ½ sampai 1 gelas.

Daun cabaian

Baca Juga:  Khasiat Madu Itama

Siapkan 10–15 gram daun cabaian dan 2–3 gelas air bersih. Rebus daun cabaian hingga airnya mendidih, lalu saring. Air rebusan dapat diminum 2–3 kali sehari, masing-masing ½–1 gelas.

Bubuk kulit kayu manis

Siapkan 0,5–2,5 gram bubuk kulit kayu manis, lalu seduh dengan ½ cangkir air panas. Air seduhan dapat diminum dua kali sehari dengan dosis yang sama.