Rasakan Hal Ajaib Setelah Konsumsi Bawang Putih Tiap Hari

Pertanianku — Bawang putih adalah salah satu bumbu wajib bagi masyarakat Indonesia. Rempah ini hampir selalu ada dalam resep masakan Nusantara. Namun, tak hanya bisa melezatkan masakan, konsumsi bawang putih juga memiliki sejuta manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secara rutin. Apa saja ya?

konsumsi bawang putih
Foto: Shutterstock

1. Menstabilkan tekanan darah

Bawang putih dapat melebarkan pembuluh dan mengurangi tekanan pada arteri. Perlahan-lahan, sakit kepala dan tekanan darah tinggi akan hilang secara bersamaan. Untuk menyembuhkan hipertensi, disarankan mengonsumsi empat siung bawang putih setiap hari.

Selain itu, bawang putih juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah hingga 10—15 persen. Hal ini berarti risiko terkena penyakit jantung atau stroke berkurang hampir dua kali lipat.

2. Meningkatkan memori otak

Bawang putih mengandung banyak komponen yang mencegah penuaan otak. Mengonsumsi bawang putih secara teratur dapat mengurangi risiko terkena penyakit alzheimer. Bawang putih juga dianggap dapat meningkatkan daya ingat dan meningkatkan produktivitas otak.

3. Meningkatkan sistem imun

Para ilmuwan mengonfirmasi bawang putih dapat melindungi kita dari berbagai virus dan bakteri. Bawang putih mengandung banyak vitamin, minyak bermanfaat, dan asam amino.

Ada pula kandungan allicin, senyawa organik yang bisa membunuh bakteri dan jamur. Namun perlu diingat, komponen-komponen penting dari bawang putih akan rusak jika dipanaskan terlalu lama.

4. Bagi pria, bawang putih bisa membuatnya jadi lebih menarik

Penelitian terbaru membuktikan bahwa wanita bisa tergila-gila dengan aroma tubuh pria yang mengonsumsi bawang putih 12 jam sebelum kencan. Namun, para ilmuwan sulit menjelaskan fenomena ini. Salah satu alasan yang masuk akal adalah karena bawang putih punya sifat antimikroba, yang membuat bau keringat menjadi tidak begitu tajam.

Baca Juga:  Biji Anggur dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

5. Meningkatkan stamina

Bawang putih membuat jantung dan otot bekerja lebih efektif. Pada masa Yunani kuno, bawang putih digunakan sebagai doping para atlet Olimpiade. Bawang putih membuat para atlet dapat berlari dan melakukan tembakan yang lebih baik dari pesaing mereka.