Ratusan Sapi di Pekanbaru Mati Secara Mendadak


Pertanianku – Tiga bulan terakhir ini tepatnya sejak Desember 2016 lalu Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, Riau, mencatat sedikitnya 134 ekor sapi bali mati secara mendadak. Kematian massal ini disebabkan karena sapi-sapi terjangkit penyakit jembrana.

“Kematian sapi akibat jembrana ini merupakan kasus tertinggi terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir,” kata Kadistanak Pekanbaru, El Syabrina, di Pekanbaru, belum lama ini seperti melansir Antaranews (9/3).

El mengungkapkan, tingginya kasus penyebaran penyakit jembrana ini antara lain karena banyaknya sapi asal daerah lain, yang terjangkit jembrana, masuk ke Pekanbaru. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah sapi bali yang terjangkit jembrana di Pekanbaru meningkat ratusan persen.

“Tahun lalu hanya ada dua ekor yang mati karena jembrana, tidak sebanyak sekarang,” tambahnya.

Untuk mencegah kasus ini lebih meluas lagi, sambung El, Distanak setempat sudah menerbitkan edaran pelarangan perdagangan sapi bali, baik ke dalam maupun ke luar daerah Pekanbaru.

“Ini mencegah penyebarluasan penyakit sapi jembrana,” lanjut dia.

El mengatakan larangan lewat edaran ini sudah disampaikan ke semua peternak di Pekanbaru, baik mandiri maupun kelompok. Tujuannya, agar mereka waspada dengan penyebaran penyakit yang mematikan ini.

Penularan jembrana ke Pekanbaru berasal dari daerah sekitarnya yang sudah terjangkit terlebih dahulu seperti Pelalawan atau Siak. Sapi yang sudah terjangkit dijual ke peternak di Pekanbaru dengan harga murah.

Virus jembrana ini, lanjut El, tidak ubahnya dengan penyakit HIV pada manusia. Pasalnya, sama-sama menyerang sistem kekebalan tubuh, tapi ini pada hewan, yakni sapi.

Sapi yang terserang virus jembrana akan mudah sakit dan mengalami gangguan pencernaan hingga mati.

“Untuk mencegah penyebaran virus agar tidak lebih luas lagi, kita sudah memberikan vaksin kepada sapi,” ucapnya pula.

Baca Juga:  Kenapa Sapi Brahman Harus Diperlakukan Khusus?

Selain itu, dilakukan sosialisasi bagaimana merawat dan menghindarkan sapi dari penyakit dan juga pembersihan kandang.

loading...
loading...