Redam Hoax Melalui Literasi


Pertanianku – Berita bohong (hoax) menyebar cukup masif. Bukan hanya melalui situs/web, melainkan melalui media perpesanan (messenger) di smartphone kita. Ini menjadi ancaman yang cukup serius dan penghambat nyata untuk menciptakan masyarakat cerdas dan melek literasi.

Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta sebagai organisasi yang mewadahi para penerbit yang berdomisili di Jakarta berinisiatif untuk berperan serta meredam hoax sekaligus menerbitkan buku yang mengasah daya nalar, mencerdaskan, dan jauh dari materi yang menyesatkan.

IKAPI DKI Jakarta bekerja sama dengan Kemendikbud meyakini bahwa literasi adalah salah satu solusi strategis. Gerakan literasi menjadi instrumen penting di segala lini pendidikan mulai tingkat usia dini (paud), dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Tidak hanya itu, kerja sama IKAPI DKI Jakarta dengan para penerbit berupaya menerbitkan buku-buku berkualitas dan bermanfaat untuk meningkatkan cara berpikir dan bersikap anak-anak usia sekolah.

Talkshow interaktif ‘Meredam Hoax, Membangun Literasi Nasional’ ini membahas isu-isu krusial antara lain ‘Peran dan Kontribusi Penerbit dalam Pendidikan Anak Usia Dini’ yang dibawakan oleh Harris Iskandar (Dirjen PAUD &  DIKMAS Kemendikbud), ‘Buku dan Upaya Membangun Peradaban’ oleh Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan Kemendikbud),  ‘Meredam Hoax dan Edukasi Terhadap Publik’ oleh Sintha Ratnawati (Manajer Puslitbang Informasi Kompas), ‘Peran Strategis Gerakan Literasi Sekolah dalam Mempersiapkan SDM’ oleh Pangesti Wiedarti (Ketua Satgas GLS Kemendikbud), dan ‘Kontribusi dan Peluang Bagi Penerbit’ oleh Hikmat Kurnia (CEO Gagas Media) dan Lukman AM Basandid (Direktur Imam Asy-Syafi’i).

Baca Juga:  Keseruan Festival Perhutanan Sosial Nusantara
loading...
loading...