Rekomendasi Bentuk Usaha Budidaya Ikan Air Tawar Sesuai Lokasi

Pertanianku — Bentuk usaha budidaya ikan air tawar harus disusun secara detail, efisien, dan efektif. Apalagi, bila Anda melakukan usaha budidaya di lahan yang sangat terbatas, perencanaan menjadi senjata untuk menghasilkan keuntungan secara ekonomi. Perencanaan bentuk usaha budidaya ikan air tawar sebaiknya disesuaikan dengan lokasi yang Anda pilih seperti di bawah ini.

budidaya ikan air tawar
Lfoto: pertanianku

Bentuk usaha di perairan sungai

Perairan sungai dengan aliran air sedang (kecil atau besar) sering digunakan untuk budidaya ikan. Di kawasan ini, Anda bisa merancang usaha dengan berbentuk hampang, keramba, atau kolam yang dibuat di pinggir sungai dengan bentuk kolam yang disesuaikan dengan kondisi seperti segiempat, bujur sangkar, atau segitiga.

Bentuk usaha di perairan tergenang

Perairan tergenang yang dimaksud adalah waduk, danau, rawa, dan embung. Usaha di lokasi ini bisa Anda buat berbentuk hampang, keramba, dan jaring apung. Hampang biasanya dibuat di tepian perairan dangkal berbentuk melingkar atau mengelilingi luasan media air dengan ukuran tertentu.

Keramba juga sama seperti hampang, lokasinya di tepian perairan dengan kedalaman yang tidak begitu dalam. Terakhir, jaring apung dibuat dengan kedalaman lebih dari 7 meter. Bentuk usaha jaring apung membutuhkan biaya yang lebih besar karena perlu membuat konstruksi yang kuat.

Kolam, tebat, atau tambak

Tempat ini menjadi lokasi yang paling sering digunakan untuk usaha budidaya ikan air tawar karena paling mudah didapatkan. Bentuk usaha di lokasi ini adalah petakan, hampang, dan keramba. Petakan merupakan bentuk yang paling sering dijumpai. Sementara itu, bentuk hampang lebih sering digunakan untuk usaha pendederan, penggelondongan, pentokolan ikan atau udang sebelum dijual.

Bentuk keramba biasanya lebih sering untuk usaha budidaya ikan dan penggemukan kepiting.

Baca Juga:  Kolam Terpal untuk Ikan Gabus

Lahan tanah

Lokasi ini yang paling praktis dan murah serta mudah diawasi. Namun, biaya yang dikeluarkan akan lebih besar bisa Anda buat secara permanen dan melakukan kegiatan pembenihan. Hal tersebut karena sarana yang dibutuhkan harus lengkap seperti akuarium, blower, dan aerator.